BENCANA KULONPROGO : Polisi Ikut Jadi Garda Depan Tanggap Darurat Bencana

Salah satu siswa MI Maarif Pagerharjo, Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo sedang mencoba perlengkapan vertical rescue miliki Polres Kulonprogo pada Kamis(11/2/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI - Harian Jogja)
12 Februari 2016 17:21 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Bencana Kulonprogo menjadi perhatian tidak hanya relawan bencana, tetapi juga aparat kepolisian

Harianjogja.com, KULONPROGO- Kapolres Kulonprogo, AKBP Nanang Djunaidi menyatakan personil kepolisian siap menjadi garda depan dalam penanganan bencana.

”Jika ada bencana personil polsek setempat siap menangani,” ujarnya sesuai apel Gelar Pasukan Rencana Kontingensi Aman Nusa II 2016 di lapangan Desa Pagerharjo, Samigaluh Kulonprogo, pada Kamis (11/2/2016).

Jika memang belum memadai, ia menambahkan bahwa personil hingga ke tingkat Polres juga siap ikut serta menangani bencana tersebut.

Nanang menguraikan dalam mengantisipasi bencana, personil Polres Kulonprogo dilengkapi dengan berbagai peralatan sederhana penanganan bencana berupa peralatan vertical rescue, gergaji mesin, sekop, dan lainnya.

“Peralatannya masih terbatas baru, contohnya sebatas untuk ketinggian hingga 10 meter,” ujarnya. Peralatan tersebut merupakan bantuan dari Polda DIY.

Personil Polres Kulonprogo beserta jajarannya melakukan apel untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta partisipasi masyarakat dalam menanggapi bencana.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh 200 personil tersebut, Nanang mengatakan bahwa lokasi apel tersebut memang sengaja dipilih untuk diadakan di Samigaluh sebagai kawasan yang rawan bencana di Kulonprogo.