PSS SLEMAN : Gaet Dirga Lasut, Incar Mbamba

Dengan mata kanan yang masih ditutupi pelindung paska operasi beberapa hari lalu sudah nampak di latihan PSS Sleman yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Jumat (12/2/2016). (Arief Junianto/JIBI - Harian Jogja)
13 Februari 2016 20:20 WIB Arief Junianto Sleman Share :

PSS Sleman memiliki formasi baru.

Harianjogja.com, SLEMAN-Gagal menggaet I Gede Sukadana dan Ade Suhendar, manajemen PSS Sleman beralih ke eks gelandang Sriwijaya FC dan Persija Jakarta, Dirga Lasut. Pemain asal Manado bernama lengkap Mahadirga Lasut itu dikabarkan akan merapat ke Sleman akhir pekan ini.

Disampaikan oleh Asisten Pelatih PSS Sleman Edi Broto, gelandang bertahan yang pernah tergabung dalam skuat Timnas Indonesia di ajang SEA Games 2011 silam itu memang dipastikan bergabung seiring kegagalan manajemen memboyong Ade dan Sukadana. Kehadiran Dirga Lasut itu praktis kian melengkapi skuat Super Elang Jawa jelang keikutsertaan mereka di ajang Bali Island Cup (BIC) 2016.

“Kalau bicara per posisi, skuat kami sudah lengkap,” katanya.

Ia menambahkan, dari hasil koordinasi terakhir, sejumlah pemain pilar memang dipastikan tak akan masuk daftar angkut PSS Sleman ke ajang BIC 2016. Selain Marwan Muhammad yang dipastikan absen lantaran harus mengikuti pendidikan POLRI, setidaknya dua nama lainnya juga dipastikan absen, yakni Guy Junior dan Herman Batak.

“Guy Junior masih sakit, dan Herman Batak kemungkinan kecil bisa ikut. Dia [Herman Batak] belum bisa bergabung karena masih ada keperluan di sana [Medan],” ucap Edi.

Meski begitu, ia tak menampik, kekuatan PSS Sleman di lini depan memang masih mengkhawatirkan. Tercatat, hanya ada dua nama saja yang menempati pos ujung tombak, yakni Tri Handoko dan Agung Suprayogi.

Sementara di posisi kiper, absennya Herman Batak tak begitu dirisaukan oleh Edi. Pasalnya, skuat PSS Sleman saat ini sudah dihuni tiga orang kiper yakni Ali Barkah, Gratheo, dan Riyono.

Oleh karena itu, secara pribadi, ia masih berharap manajemen menambah satu lagi striker. Itupun ia berharap manajemen menempatkan satu pemain asing di posisi goalgetter.

"Penyerang asing itu penting sebagai shock therapy mental bek lawan. Tapi semua tergantung dan terserah manajemen,” terang Edi.

Ia mengaku, kepada Pelatih Kepala Heri Kiswanto yang baru saja datang ke Sleman pasca operasi katarak di mata kanannya, ia mengusulkan nama eks penyerang Persiba Bantul dan Persela Lamongan Emile Mbamba. Meski belum pernah tergabung dalam skuat Super Elang Jawa, Edi menilai Mbamba sebenarnya tak asing dengan PSS Sleman.

Pasalnya, tahun lalu, penyerang gaek asal Kamerun itu pernah ikut berlatih bersama PSS Sleman. Ketika itu, ia dan pemain asing dari Persiram Raja Ampat Mbida Messi memang sempat mengikuti latihan bersama PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo. “Itulah, untuk memenuhi kuota pemain, saya akan usulkan Mbamba ke manajemen,” katanya.

Sejauh ini, skuat PSS Sleman memang belum menunjukkan perkembangan performa yang cukup signifikan. Terlebih di sektor penyerangan, Anang Hadi, dkk kerap melakukan kesalahan koordinasi

"Persiapan kami cukup minim. Uji coba saja, baru sekali saja. Rencana Minggu (14/2/2016) sore kami akab tanding uji coba lawan Persiba Balikpapan " ungkapnya.

Terkait hal itu, Ketua Panitia Pelaksana PSS Sleman Rumadi menjelaskan, untuk laga kontra Persiba  Balikpapan, pihaknya sudah menyiapkan setidaknya 20.000 lembar tiket. Adapun terkait dengan tarif tiket, pihaknya sudah membaginya menjadi tiga kelas, yakni Rp15.000, Rp25.000, danRp40.000.

Rumadi berharap, dengan menggelarnya sore hari, publik pecinta PSS Sleman yang sudah lama merindukan penampilan Anang Hadi, dkk bisa terhibur. Ia optimistis, laga uji coba itu akan dipadati oleh para pecinta PSS Sleman, terlebih bagi mereka yang tak bisa ikut hadir menonton PSS Sleman di ajang BIC 2016.