PENATAAN GUNUNGKIDUL : Perencanaan Perlu Diatur Matang

David Kurniawan
David Kurniawan Senin, 15 Februari 2016 08:55 WIB
PENATAAN GUNUNGKIDUL : Perencanaan Perlu Diatur Matang

Perawatan Alun-alun Wonosari (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)

Penataan Gunungkidul perlu diperhatikan secara detil.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Keluhan pedagang kaki lima di kawasan Alun-alun Wonosari mengenai penataan di area tersebut diharapkan dapat diwadahi.

Pedagang di sekitar wilayah tersebut resah adanya rencana penataan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten. Pedagang takut kepindahan dari lokasi tersebut bisa mengurangi penghasilan mereka setiap harinya.

Sekretaris Komisi D DPRD Gunungkidul Imam Taufik meminta pemkab membuat perencanaan yang matang dalam upaya penataan. Menurut dia, tindakan gegabah dalam relokasi  malah akan memperumit dalam upaya tersebut.

“Saya kira PKL juga punya peran dalam upaya menghidupkan kawasan alun-alun. Coba mereka tidak berjualan di sana, pasti suasananya akan sepi dan terkesan mati,” kata Imam, Senin (15/2/2016)

Menurut dia, upaya yang diambil pemkab saat ini adalah dengan membuat perencanaan kawasan terlebih dahulu. Dia mencontohkan, untuk kawasan barat alun-alun bisa diintergrasikan dengan keberadaan taman kuliner. Dari sisi lokasi, kedua tempat merupakan jalur searah yang bisa mendukung satu sama lainnya.

“Itu kan bisa dikolaborasikan sehingga nantinya tidak banyak melakukan relokasi. Jadi sebelum dilakukan, upaya penataan harus dikaji dengan matang-matang,” tutur Politisi PKS itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online