Badingah Ingin Budi Antono Menjadi Sekda Gunungkidul

Bupati Gunungkidul Badingah saat menandatangi dokumen serah terima jabatan dari Pejabat Bupati Budi Antono di Bangsal Sewokoprojo, Kamis (18/2/2016). (David Kurniawan/JIBI - Harian Jogja)
29 Februari 2016 06:21 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Bupati Gunungkidul Badingah berharap Budi Antono menjadi Sekda Gunungkidul

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Bupati Gunungkidul Badingah kepincut dengan kinerja Budi Antono selama menjabat sebagai Pejabat Bupati. Ia pun berharap Budi mau menjadi Sekretaris Daerah yang saat ini posisinya masih kosong.

Kesan baik yang dilihat Badingah, bukan tanpa alasan. Meski hanya menjabat sekitar tujuh bulan, tapi beberapa prestasi berhasil ditorehkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY itu, antara lain berhasil meraih penilaian B untuk Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang tahun sebelumnya masih memeroleh nilai C.

Dari sisi kebijakan, Budi rutin mengagendakan rapat bulanan untuk kinerja SKPD, selain itu ketegasannya juga terlihat dengan membuat kebijakan pembatasan perjalanan dinas kepala SKPD. Hal ini dilakukan untuk mempermudah koordinasi sehingga target dari pemkab bisa lebih mudah tercapai.

“Prestasi Pak Budi sangat baik dan ini akan terus kami lanjutkan,” kata Badingah kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Dia pun dengan terang-terangan menginginkan orang sperti Budi menjadi kandidat sekretaris Daerah di Gunungkidul. Namun untuk mewujudkan hal tersebut tidaklah mudah tapi Badingah mengaku akan tetap berusaha mewujudkan hal tersebut.

Salah satunya dengan dengan berkonsultasi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. “Saya akan menghadap Ngarso Dalem [Gubernur DIY] untuk menyampaikan keinginan itu,” kata Bupati yang baru beberapa hari dilantik tersebut.

Untuk saat ini Badingah ingin melihat perubahan nyata baik di tata kelola pemerintahan maupun  perkembangan pariwisata dengan mengedepankan budaya yang ada. Oleh karenanya, dia ingin sekda yang terpilih memiliki ketegasan dan tanggung jawab besar, dengan harapan impian menyejahterakan masyarakat Gunungkidul bisa menjadi kenyataan.

“Tapi semua tergantung beliau dan Gubernur, apalagi ini hak prerogratif Gubernur, kalau disuruh memilih, saya memilih pak Budi,” kata Badingah.

Sementara itu, mantan penjabat bupati Gunungkidul Budi Antono tidak menampik adanya tawaran dari Badingah untuk menjadi sekda. Sejak awalnya dirinya memang tidak mau menduduki posisi itu, tapi dengan adanya permintaan tersebut maka ia mulai mempertimbangkan tawaran tersebut.

“Saya pikirkan dalam tiga bulan ini, apalagi posisi jabatan pejabat sekda juga baru diperpanjang,” kata Budi.