Terbukti Korupsi Anggaran Kalurahan, Lurah Bohol Gunungkidul Dipecat
Pemkab Gunungkidul memecat Lurah Bohol Margana setelah kasus korupsi anggaran kalurahan 2022-2024 berkekuatan hukum tetap.
Kondisi gerusan air hujan yang mengancam perumahan Desaku Menanti di Dusun Doga, Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Rabu (13/2/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Desaku Menanti di Gunungkidul yang akan menjadi tempat penampungan gelandangan dan pengemis, kini mangkrak belum difungsikan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Puluhan rumah di Desaku Menanti Dusun Dogo Desa Nglanggeran Patuk Gunungkidul kini mangkrak, karena belum difungsikan.
Kawasan seluas lima hektare itu telah disiapkan Pemerintah DIY untuk 40 KK untuk penampungan gelandangan dan pengemis di wilayah DIY. Rumah tersebut sudah ditinjau oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pada November 2015. Namun, hingga menjelang pertengahan 2016, pemukiman itu tidak juga ditempati.
Eri Aprianto, warga Dusun Doga mengungkapkan pemukiman tersebut belum juga ditempati, padahal dari sisi bangunan sudah jadi sejak akhir tahun lalu.
“Saya hanya dengar saja, tapi tidak tahu kebenarannya seperti apa? katanya bangunan itu masih bermasalah karena pendiriannya tidak memakai izin sehingga belum ditempati hingga sekarang,” ujarnya, Rabu (13/4/2016).
Dia pun hanya berharap agar segala permasalahan yang ada bisa diselesaikan sehingga pemukiman itu bisa difungsikan. Eri mengaku pendirian bangunan ini warga juga menjadi korban. Meski lahan yang digunakan merupakan lahan Sultan Ground, namun sebelum bangunan pemukiman didirikan, lahan tersebut digunakan warga sekitar untuk bercocoktanam.
“Jadi mohon agar segala masalah yang ada diselesaikan sehingga tempat itu tidak jadi mangkrak,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul Dwi Warna Widi Nugraha saat dikonfirmasi mengenai program desaku menanti di Nglanggeran tidak mau berkomentar. Dia hanya menjawab tidak tahu saat ditanya mengenai pembangunan perumahan untuk gepeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memecat Lurah Bohol Margana setelah kasus korupsi anggaran kalurahan 2022-2024 berkekuatan hukum tetap.
DPR AS dijadwalkan menggelar pemungutan suara pemakzulan Pete Hegseth. Trump tetap membelanya meski Partai Republik kalah dalam pemilu sela.
Pengurangan dana desa membuat honor guru PAUD di Kulonprogo turun. Bahkan, ada pendidik yang hanya menerima Rp50.000 per bulan.
BPBD Sleman mewaspadai banjir lahar dingin Merapi, angin kencang, banjir, petir, dan longsor menjelang musim hujan.
Sebanyak 27 padukuhan di Kapanewon Panggang, Gunungkidul, mendapat bantuan 1 juta liter air bersih dari Buddha Tzu Chi Sinar Mas.
Pemerintah menargetkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,4% sepanjang 2026, ditopang konsumsi rumah tangga, investasi, dan belanja pemerintah.