Platform 1Lisensi Buka Akses Legal Master Rekaman untuk Pelaku Usaha
Satu Lisensi hadir sebagai platform B2B yang menyediakan akses legal master rekaman untuk kebutuhan komersial dengan lebih dari 7,7 juta metadata lagu.
Tim Identifikasi dari Laboratorium Forensik melakukan olah TKP ulang di depan UD Dadi, Jalan Kebonagung, Dusun Kronggahan, Sendangadi, Mlati, Sleman, Senin (18/4/2016) pukul 13.00 WIB. (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Simpatisan PPP dilempar bom terus diusut.
Harianjogja.com, SLEMAN -Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol menyatakan selain mengusut kasus tewasnya Didin Suparyanto, simpatisan PPP, tindakan polisi yang paling utama adalah menjaga keamanan dan ketertiban jika terjadi dampak atas kasus tersebut.
Karena kasus itu saat ini masih dalam penyelidikan dan tidak bisa disimpulkan secara cepat. Jika berburu penegakan hukum tapi menimbulkan konflik yang lebih besar, tentu hal tersebut bukan menjadi keinginan masyarakat.
"Ingat, masyarakat senang kalau tertib dulu, tentram dulu, apabila nanti ada alat bukti yang cukup yang mengarah ke tersangka kita tegakkan sesuai hukum yang berlaku. Mohon bersabar," tegasnya, Jumat (22/4/2016)
Saat ini Polda DIY masih menunggu hasil Labfor Mabes Polri, dari labfor selanjutnya akan dikonfirmasi melalui penyelidikan lapangan. Itu dilakukan untuk melihat apakah ada keterkaitan antara alat bukti, keterangan saksi dan olah TKP. Ketiga entitas itu harus disinkronkan baru pihaknya berani memutuskan seseorang menjadi tersangka.
"Tindakan hukum adalah upaya terakhir, tertibkan masyarakat, amankan masyarakat supaya tidak timbul gejolak, itu lebih penting. Jangan sampai ada saling curiga lalu terprovokasi nanti menyerang sasaran yang salah. Wajib menjaga kondusif di masyarakat itu lebih utama dari pada kita menangkap orang yang salah," kata dia.
Hudit menyayangkan beredarnya isu melalui media sosial yang berani menentukan siapa pelaku. Ditanya tentang isu broadcast ada pihak tertentu yang akan mencari sendiri pelaku, Hudit mengatakan sebaiknya jangan terlalu percaya dengan broadcast. Selain itu sebaiknya jangan ada yang menyebar broadcast yang bernada provokatif.
"Jangan begitu, praduga tidak bersalah harus kita terapkan. Kasihan apabila terjadi pada saudara kita sendiri bagaimana rasanya. Untuk itu percayakan ke kepolisian insyaallah akan tertangkap," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satu Lisensi hadir sebagai platform B2B yang menyediakan akses legal master rekaman untuk kebutuhan komersial dengan lebih dari 7,7 juta metadata lagu.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.
Etomidate merupakan obat anestesi yang disalahgunakan dalam vape. Kenali fungsi medis, status hukumnya di Indonesia, dan risiko kesehatannya.
DPRD DIY menyepakati Raperda Perlindungan Konsumen. Transaksi digital, penguatan lembaga, dan mekanisme pengaduan menjadi perhatian.
Asian Games ke-20 resmi dibuka di Nagoya, Jepang. Ohmura Hideaki menyerukan persahabatan, solidaritas, dan perdamaian melalui olahraga.