HARGA KEBUTUHAN POKOK : Harga Gula Jawa dan Minyak Masih Tinggi

Ilustrasi gula (Guardianlv.com)
23 Mei 2016 10:54 WIB Gunungkidul Share :

Harga kebutuhan pokok mulai naik meski tak signifikan.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Argosari, Wonosari terus mengalami kenaikan meski tak terlalu drastis. Kenaikan harga tersebut lantas dikeluhkan oleh sejumlah pedagang karena mempengaruhi penjualan mereka.

Berdasarkan pantuan Harianjogja.com, sejumlah komoditas mengalami kenaikan di antaranya sayuran. Selain itu kenaikan harga juga terjadi pada kebutuhan sembako seperti beras, gula jawa, dan minyak goreng.

Salah seorang pedagang beras, Tukino mengungkapkan dua pekan jelang ramadhan harga beras mengalami kenaikan. Untuk kualitas terbaik dihargai Rp11.000 per kg dan kualitas sedang dihargai Rp8.000 hingga Rp10.000 per kg. Padahal, sebelumnya untuk kualitas terbaik rata-rata dijual Rp10.800 saja.

"Sedikit demi sedikit mengalami kenaikan, selain itu stok beras juga sulit," kata dia, Minggu (22/5/2016).

Tukino mengaku dalam dua pekan terakhir  mengalami kesulitan dalam membuat stok beras. Hal tersebut dikarenakan keterlambatan tengkulak dalam mengirim stok beras.

"Biasanya tiga hari stok beras sudah datang, kali ini ditunggu sampai satu minggu baru datang," keluhnya.

Sementara itu kenaikan harga pada komoditas sayuran juga mulai terjadi. Bawang merah dihargai Rp32.000 dari Rp29.000 per kg. Sedangkan bawang putih naik dari Rp39.000 menjadi Rp40.000 per kg.

"Cabai merah dari Rp29.500 per kg menjadi Rp30.000, cabai hijau turun seribu dari Rp25.000 jadi Rp24.000. Komoditas bawang juga naik," kata Tukiyem, salah seorang pedagang sayuran di pasar Argosari, Wonosari.

Sementara itu pedagang yang lain, Sukinem yang menjual kebutuhan sembako mengatakan harga mulai mengalami penurunan sedikit demi sedikit jelang ramadhan. Namun pada gula jawa dan minyak masih di tingkatan harg yang cukup tinggi. Untuk gula jawa dengan kualitas baik dihargai Rp22.000 per kg, kualitas sedang Rp16.000, dan kualitas bawah Rp14.000. Gula batu kualitas satu Rp22.000, kualitas sedang Rp20.000, dan kualitas bawah Rp14.000. Sedangkan untuk minyak goreng kemasan dan minyak curah seharga Rp12.000 per liter/kg.

"Harga masih disesuaikan dengan kualitasnya masing-masing," pungkasnya.