Advertisement

KEKERASAN BANTUL : Polisi Panggil Korban Penganiayaan Ponpes Asy-Syifa

Selasa, 07 Juni 2016 - 00:23 WIB
Mediani Dyah Natalia
KEKERASAN BANTUL : Polisi Panggil Korban Penganiayaan Ponpes Asy-Syifa

Advertisement

Kekerasan Bantul di Ponpes Asy-Syifa masuk dalam proses hukum.

Harianjogja.com, BANTUL- Pihak Kepolisian Polres Bantul memanggil PS, korban penganiayaan beserta orang tua untuk dimintai keterangan atas pelaporan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu oknum pengasuh di pondok pesantren Asy- Syifa Bambanglipuro, Bantul.

Advertisement

Pelapor yang juga orang tua santri Suwarni, mengatakan setidaknya ada 20 pertanyaan yang dilontarkan kepada dia dan anaknya. Beberapa pertanyaan yang ditanyakan antara lain mengenai bagaimana kronologis terjadinya dugaan kasus penganiayaan tersebut.

(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/05/24/kekerasan-bantul-santri-alami-kekerasan-dari-scoot-jump-hingga-menendang-722592">KEKERASAN BANTUL : Santri Alami Kekerasan, Dari Scoot Jump hingga Menendang)

“Pertanyaannya ya seputar bagaimana kronologis kasus penganiayaan, sesuai dengan laporan yang kita ajukan,” katanya, Senin (6/6/2016).

Namun dalam mengajukan laporan ini pihaknya hanya melampirkan bukti berupa pengakuan secara tertulis dari para santri. Saat ditanyai menganai bukti visum, lebih lanjut ia mengatakan saat terjadi penganiayaan, para santri sangat merasa takut untuk melapor sehingga juga belum terpikir untuk melakukan visum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Israel Larang Salat Idulfitri di Al-Aqsa Akibat Konflik Iran

Israel Larang Salat Idulfitri di Al-Aqsa Akibat Konflik Iran

News
| Sabtu, 21 Maret 2026, 13:17 WIB

Advertisement

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Wisata
| Minggu, 15 Maret 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement