Fun Mini Soccer PKB DIY Ramaikan Peringatan Hari Santri 2026
DPW PKB DIY memperingati Hari Santri Nasional 2026 melalui fun mini soccer yang diikuti enam tim untuk mempererat kebersamaan santri dan anak muda.
dokumen
Tawuran Jogja terjadi di Alun-alun Utara
Harianjogja.com, JOGJA - Dua kelompok geng pelajar setingkat SMP terlibat baku hantam di kawasan Alun-Alun utara, Kecamatan Gondomanan, Kota Jogja, Senin (3/10/2016). Sebanyak empat pelajar ditangkap petugas untuk dimintai keterangan.
Empat pelajar tersebut berinisial SAP, 14, GSD, 14, keduanya pelajar salahsatu sekolah swasta di Ngampilan, Kota Jogja. Kemudian dua pelajar lainnya yang berasal dari salahsatu SMP swasta di Jetis, Kota Jogja yaitu FGA, 14, dan ADC, 15.
Peristiwa tawuran dua geng pelajar SMP berawal saat gerombolan enam pelajar dari salahsatu SMP di Jetis melintas di depan sebuah SMP di Ngampilan.
Dua dari enam pelajar tersebut diantaranya adalah FGA dan ADC. Setibanya di depan SMP di Ngampilan, rombongan ini berteriak-teriak sembari melempari sekolah dengan batu. Tak hanya itu, mereka juga menggeber-geberkan knalpot motor dengan nada menantang.
Merasa emosi dengan nada tantangan, sejumlah pelajar SMP di Ngampilan itu pun keluar dari gedung sekolah. Mereka mengejar menggunakan sepeda motor, dua diantaranya adalah SAP dan GSD.
Setelah terjadi kejar-kejaran, rombongan penantang berhasil dijangkau. Saat itulah terjadi baku hantam dengan tangan kosong, di kawasan Jalan Pekapalan, Alun-Alun Utara Jogja.
"Tawurannya lebih dari satu menit, ada yang mau mengambil cor blok untuk dilemparkan. Prihatin rasanya, anak SMP sudah memiliki naluri melukai," ungkap Yanto, 34, saat menceritakan peristiwa itu, Selasa (4/10).
Ketika tawuran itu berlangsung, warga Kasihan, Bantul ini sedang melintas di Alun-Alun Utara Jogja, bahkan ada beberapa pelaku yang menyalip motornya saat terjadi saling kejar-kejaran.
Mengingat lokasi tawuran berada di dekat Koramil serta pos polisi. Sebanyak empat pelajar diamankan petugas. Sementara lainnya melarikan diri menggunakan motor.
Terpisah Kapolsek Gondomanan Kompol Danang Kuntadi menyatakan, empat pelajar tersebut diamankan berasal dari dua sekolah swasta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPW PKB DIY memperingati Hari Santri Nasional 2026 melalui fun mini soccer yang diikuti enam tim untuk mempererat kebersamaan santri dan anak muda.
Kemnaker mengingatkan pekerja mewaspadai penipuan BSU 2026 melalui tautan palsu, pesan WhatsApp, dan permintaan data pribadi.
Gerindra mendalami informasi dugaan pertemuan tokoh oposisi dengan Dubes Singapura. Dino Patti Djalal membantah kabar tersebut dan menyebutnya fiktif.
Wamen ESDM Yuliot memaparkan capaian transformasi energi Indonesia, termasuk biodiesel B50, elektrifikasi 99,85 persen, dan 18 proyek prioritas.
Hujan deras dan kabut menunda MotoGP Australia 2026 di Phillip Island. Veda Pratama dijadwalkan start terdepan di kelas Moto3.
Kemenkes mencatat 109,3 juta peserta Cek Kesehatan Gratis, 21 RSUD baru beroperasi, dan estimasi insiden TB turun pada 2026.