Ratusan Wisatawan Hilang Akibat Banjir Tibet-Nepal, Ini Daftarnya
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
dokumen
Tawuran Jogja terjadi di Alun-alun Utara
Harianjogja.com, JOGJA - Dua kelompok geng pelajar setingkat SMP terlibat baku hantam di kawasan Alun-Alun utara, Kecamatan Gondomanan, Kota Jogja, Senin (3/10/2016). Sebanyak empat pelajar ditangkap petugas untuk dimintai keterangan.
Empat pelajar tersebut berinisial SAP, 14, GSD, 14, keduanya pelajar salahsatu sekolah swasta di Ngampilan, Kota Jogja. Kemudian dua pelajar lainnya yang berasal dari salahsatu SMP swasta di Jetis, Kota Jogja yaitu FGA, 14, dan ADC, 15.
Peristiwa tawuran dua geng pelajar SMP berawal saat gerombolan enam pelajar dari salahsatu SMP di Jetis melintas di depan sebuah SMP di Ngampilan.
Dua dari enam pelajar tersebut diantaranya adalah FGA dan ADC. Setibanya di depan SMP di Ngampilan, rombongan ini berteriak-teriak sembari melempari sekolah dengan batu. Tak hanya itu, mereka juga menggeber-geberkan knalpot motor dengan nada menantang.
Merasa emosi dengan nada tantangan, sejumlah pelajar SMP di Ngampilan itu pun keluar dari gedung sekolah. Mereka mengejar menggunakan sepeda motor, dua diantaranya adalah SAP dan GSD.
Setelah terjadi kejar-kejaran, rombongan penantang berhasil dijangkau. Saat itulah terjadi baku hantam dengan tangan kosong, di kawasan Jalan Pekapalan, Alun-Alun Utara Jogja.
"Tawurannya lebih dari satu menit, ada yang mau mengambil cor blok untuk dilemparkan. Prihatin rasanya, anak SMP sudah memiliki naluri melukai," ungkap Yanto, 34, saat menceritakan peristiwa itu, Selasa (4/10).
Ketika tawuran itu berlangsung, warga Kasihan, Bantul ini sedang melintas di Alun-Alun Utara Jogja, bahkan ada beberapa pelaku yang menyalip motornya saat terjadi saling kejar-kejaran.
Mengingat lokasi tawuran berada di dekat Koramil serta pos polisi. Sebanyak empat pelajar diamankan petugas. Sementara lainnya melarikan diri menggunakan motor.
Terpisah Kapolsek Gondomanan Kompol Danang Kuntadi menyatakan, empat pelajar tersebut diamankan berasal dari dua sekolah swasta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 30 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.