Pembangunan Kompleks Stadion Sultan Agung Perlu Anggaran Besar, Mungkinkah?

Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul bersama dengan Kantor Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantul melakukan tinjauan lapangan di Komples Stadion Sultan Agung (SSA), Senin (3/10/2016). (Irwan A. Syambudi/JIBI - Harian Jogja)
04 Oktober 2016 18:55 WIB Irwan A Syambudi Bantul Share :

Pembangunan Stadion Sultan Agung menjadi kompleks olahraga membutuhkan biaya besar

Harianjogja.com, BANTUL—Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul bersama dengan Kantor Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantul melakukan tinjauan lapangan di Komples Stadion Sultan Agung (SSA).

Dewan berencana akan melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai anggaran pembangunan Komples SSA, karena akan memerlukan biaya yang besar.

Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantul, Supriyanto Widodo menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk membangun kelengkapan sarana olahraga di kompleks SSA sekitar Rp60 miliar.

Anggaran itu pun menurut Supriyanto hanya untuk pembangunan gedung olahraga (GOR) dan kolam renang, belum termasuk yang lainnya.

“Kalau GOR seperti Among Rogo itu Rp 30 miliar. Kalau kolam renang itu memang mahal, seperti milik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Kulonprogo itu juga Rp30 miliar,” ujarnya, Senin (3/10/2016).

Anggaran tersebut kata Supriyanto belum termasuk untuk pembangunan panjat tebing, lintasan sepeda, dan fasilitas pendukung seperti musola, dan pertokoaan sesuai yang sudah ada di master plan.

Dengan besarnya anggaran tersebut untuk pembangunanya kata dia, akan dilakukan secara bertahap. Selanjutnya Supriyanto akan melakukan rapat dengan Komisi D DPRD Kabupaten Bantul, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk membahasnya.

“Sehingga harapanya itu dapat diusulkan dalam anggaran 2017. Meskipun tidak semuanya ya. Bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran,” kata Supriyanto, saat di temui ketika melakukan tinjauan di Kompleks SSA, Dusun Pacar, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Bantul.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi D DPRD kabupaten Bantul Paidi mengatakan pembangunan Kompleks SSA memerlukan aggaran yang besar. Menurutnya perlu ada pencermatan terlebih dahulu demi efektifitas anggaran.

“Untuk GOR itu karena membutuhkan dana besar nanti kami akan bangun secara bertahap, kami dari komisi B berencana mengajukan anggaran pada 2017. Walaupun nantinya akan dilakukan secara bertahap supaya tidak mempengaruhi kebutuhan anggaran di pos-pos yang lainya,” ungkapnya.