PENCURIAN SLEMAN : Beraksi di Swalayan, Maling ini Sempat Matikan CCTV

Tembok belakang toko yang dijebol oleh pencuri. Selain menjebol tembok pencuri tersebut juga merusak pintu tengah untuk masuk swalayan dan mencabut kabel cctv. Selasa (4/10/2016). (Yudho Priambodo/JIBI - Harian Jogja)
05 Oktober 2016 11:20 WIB Sleman Share :

Pencurian Sleman diwarnai dengan pembobolan tembok.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Sebuah toko swalayan kembali menjadi korban aksi pencurian. Pencuri melancarkan aksi dengan membobol tembok belakang Pandan Swalayan yang berada di Jalan Godean KM 8, Sidokarto, Godean, Sleman.

Pemilik Swalayan Fadlan Budiharto mengatakan pencuri diperkirakan membobol tembok sekitar pukul 04.00 WIB. Pasalnya rekaman kamera sempat merekam hingga pukul 04.00WIB sebelum akhirnya mati.

Memang pada malam hari swalayan yang bersebelahan dengan lahan persawahan tersebut tidak ada yang menjaga. Karyawan dan pegawai hanya masuk pagi hari sampai malam hari saja.

Kejadian pencurian, kata dia, tidak ada yang mengetahui persisnya pukul berapa. Hanya saja saat dua karyawan hendak membuka toko swalayan mereka kaget karena kondisi meja kasir dan tempat rokok sudah acak-acakan.

"Jadi yang pertama mengetahui karyawan saya, Minggu (2/10/2016) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. Saat dibuka dari pintu depan toko sudah acak-acakan," katanya.

Awalnya oleh karyawan dikira ada teman yang usil dan sengaja mengacak-acak toko. Namun setelah dilihat lebih jelas sudah ada puluhan rokok hilang dan laci meja kasir sudah terbuka.

Mengetahui kondisi swalayan yang acak-acakan, kedua karyawan tersebut lantas menghubungi kawannya dan menghubungi Fadlan. Setelah mereka melakukan pemeriksaan mereka mendapati pintu tengah swalayan juga sudah rusak dan ada lubang di tembok sebelah pojok belakang swalayan.

"Untuk uang yang hilang hanya sedikit, karena uang dikasir tidak disimpan disitu. Hanya sekitar Rp205.000, selain itu yang banyak rokok hampir 40 bungkus," ujar Fadlan.

Setelah mengetahui adanya tindak pencurian karyawan Fadlan kemudian langsung melapor ke Polsek terdekat.

Kapolsek Godean Kompol C Supardi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini. Sementara kerugian yang dilaporkan dari tindak pencurian tersebut sekitar Rp2juta.

"Masih kita dalami, sementara kerugian Rp2juta dari puluhan rokok dan uang tunai," katanya.