Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Bus baru Trans Jogja berwarna biru siap mengaspal, Rabu (25/5/2016). (Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja)
MRT Jogja diharapkan segera terealisasi.
Harianjogja.com, JOGJA -- Dinas Perhubungan Kota Jogja memprediksi dalam lima tahun yang akan datang kemacetan lalu lintas di Kota Jogja akan terjadi deadlock atau kian parah. Karena itu, perlu ada solusi menyediakan moda transportasi berbasis bukan jalan, salah satunya Mass Rapid Transit (MRT).
Ketua DPRD Kota Jogja, Sujanarko mengatakan persoalan kemacetan di Kota Jogja tidak akan terselesaikan selama tidak ada kebijakan pembatasan kendaraan dari pusat. Saat ini diakuinya, belum ada solusi kecuali memprotes kebijakan pusat untuk menekan laju pertumbuhan kendaraan.
Soal wacana MRT, Sujanarko tidak sepakat karena kondisi lahan di Kota Jogja yang terbatas dan tidak memungkinkan adanya MRT. Ia justru meminta Pemerintah Kota Jogja untuk memperbaiki layanan transportasi massal yang sudah ada.
"Trans Jogja perlu ada perbaikan, daya jangkau Trans Jogja perlu diperbanyak. Selama ini kan masih terbatas," ujar Sujanarko, dalam rapat Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan Walikota di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja, Senin (10/10/2016).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menambahkan solusi lain untuk menekan kendaraan bisa dengan memberlakukan pajak progresif seperti yang sudah diterapkan di Jakarta. Artinya, pajak tidak hanya diberlakukan pada pemilik kendaraan, namun pemilik rumah dengan alamat yang sama jika lebih dari satu kendaraan.
Namun, wacana itu, diakui Sujanarko juga perlu ada kajian mendalam mengingat Kota Jogja sebagai kota pelajar dan kota wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi pos pemantauan Gunung Merapi sekaligus memastikan situasi di kawasan lereng Merapi tetap aman dan kondusif.
Persija vs Persib di Super League 2026/2027 mempertemukan dua skuad dengan total nilai pasar Rp318,52 miliar.
LPS menyebut unsur investasi unitlink tidak masuk PPP. Simak jenis asuransi yang masuk dan tidak masuk cakupan penjaminan polis.
Avengers: Doomsday meraih presales US$50 juta atau Rp875 miliar di Amerika Utara. Lebih dari 70% tiketnya untuk format Infinity Vision.
Malaysia menjadi negara terbaik untuk pensiunan 2026 versi Rumavi. Thailand dan Filipina juga masuk 10 besar, Indonesia berada di peringkat ke-58.