Anggota DPRD Gunungkidul Masuk Desil 5 DTSEN, Ini Penjelasannya
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.
Pencurian Gunungkidul terjadi di sebuah masjid
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kasus pencurian terjadi di Masjid Ar Rohman, Dusun Banaran 4, Desa Banaran, Kecamatan Playen. Uang infak senilai sekitar Rp1 juta hilang dicuri orang tak dikenal. Hilangnya uang itu bukan yang pertama kali, sebab beberapa bulan yang lalu peristiwa yang sama juga telah terjadi.
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, Sabtu (15/10/2016), peristiwa raibnya uang masjid tidak ada yang mengetahui persis kapan peristiwa pencurian itu terjadi. Sebab, hilangnya uang di dalam kotak infak baru diketahui, pada Jumat (14/10/2016) kemarin oleh penjaga Masjid, Mustofa, saat akan melakukan kegiatan bersih-bersih. Awalnya saat masuk ke masjid, dia tidak merasa curiga, namun saat mebersihkan di area dalam baru menyadari karena melihat posisi kotak infak sudah tergeletak di lantai dengan posisi terbuka.
“Melihat kotak infak di lantai, saya baru sadar dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya semua isinya telah hilang dan tinggal menyisakan kotaknya saja,” kata Mustofa kepada wartawan, Sabtu (15/10/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.
Filipina dan China kembali saling kritik soal sengketa Laut China Selatan. Menhan Gilberto Teodoro membalas pesan China terkait arbitrase.
Bernardo Tavares menyoroti kondisi pemain Persebaya jelang menghadapi PSIM pada pekan kedua BRI Super League, Minggu (13/9).
Komdigi menerbitkan SE No. 4/2026 yang melindungi sisa kuota internet pelanggan dan melarang operator mengenakan biaya tambahan.
GAC Indonesia menawarkan harga khusus mobil listrik AION dan HYPTEC selama GIIAS Bandung 2026 hingga 13 September.
Pemkot Jogja digitalisasi pencatatan kunjungan tamu melalui SILAT, dari registrasi hingga verifikasi dokumen dan penyimpanan data.