Advertisement
UANG PALSU GUNUNGKIDUL : Warga Trauma Bertransaksi dengan Uang Pecahan Rp100.000
Advertisement
Uang palsu Gunungkidul membuat warga trauma
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Sejumlah warga di Desa Girisekar Kecamatan Panggang trauma dengan peredaran uang palsu di wilayah mereka.
Advertisement
(Baca juga : http://harianjogja.com/?p=762027" target="_blank">UANG PALSU GUNUNGKIDUL : Polisi Berpangkat Kompol Jadi Pengedar Terancam 15 Tahun Penjara)
Kepala Dusun Sawah, Girisekar, Panggang Anjar Gunantoro mengatakan pedagang di warung kecil sekarang berhati-hati melayani pembeli yang menggunakan uang bernilai besar seperti pecahan Rp100.000.
“Kejadian peredaran uang palsu itu juga terjadi di Girisekar sini makanya warga sekarang waspada,” kata Anjar, Jumat (22/10/2016).
Wildan, salah seorang warga luar daerah yang singgah membeli rokok di sebuah warung di Panggang mengaku kaget, karena dicurigai oleh pemilik warung.
“Pemilik warung tanya saya, uang palsu atau enggak? Saya bilang ini uang asli, enggak mungkinlah saya kasi uang palsu. Saya heran kok mereka bertanya begitu,” tutur Wildan.
Sebelumnya, Kompol Maryadi ditangkap petgas kepolisian lantaran mengedarkan uang palsu di lima warung kecil di daerah Panggang beberapa waktu lalu, masing-masing senilai Rp100.000.
Tersangka bepura-pura membeli rokok dan minuman di warung kecil menggunakan uang palsu dan ia mendapatkan kembalian uang asli. Polisi yang mendapat laporan dari masyarakat mengejar tersangka hingga ke wilayah Saptosari. Total uang palsu yang disita polisi setara Rp71 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Program Makan Bergizi Gratis Diperluas, Penerima Tembus 60 Juta Orang
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Sampah Menumpuk di Jembatan Kabanaran, DLH Kulonprogo Siagakan Petugas
- Program MBG Jangkau 110 Ribu Penerima di Gunungkidul
- Gempa Bantul M4,4 Picu Retakan Rumah, BPBD Pantau Dampak Lanjutan
- DIY Masuk Zona Rawan Gempa, BPBD Perkuat Mitigasi Bencana
- Ribuan Anak di Bantul Belum Kantongi KIA, Disdukcapil Percepat Layanan
Advertisement
Advertisement



