KAMPUS JOGJA : 120 Peneliti Asia Presentasi di UMY

26 Oktober 2016 11:10 WIB Bantul Share :

Kampus Jogja, UMY Tuan Rumah ACMC

Harianjogja.com, BANTUL - Sedikitnya 120 peneliti bidang komunikasi sosial akan datang untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam Asian Congres for Media an Comunication (ACMC) di Gedung Pascasarjana Universitas Muhammadyah Yogyakarta (UMY), Kamis-Sabtu (27-29/10/2016).

Para peneliti ini berasal dari 13 negara di Asia seperti Tiongkok, India, Srilanka, Nepal, Selandia Baru dan sebagainya.

Ketua Panitia Taufiqur Rahman mengungkapkan tema yang diambil dalam konferensi internasional ini adalah The Charging Power Structures of Communication Shifting Nations of Authority and Influence. Secara singkat arti dari tema itu adalah perubahan struktur power dalam komunikasi.

"Kami angkat power komunikasi terutama sejak adanya perkembangan media baru apakah ada model-model pengaruh antara orang yang memiliki kuasa dengan audien. Itu kira-kira fokus tema yang kita tekankan," ujarnya kepada Harianjogja.com, Senin (24/10/2016).

Menurut Taufik, saat ini masyarakat Asia hidup dalam komunitas yang saling terkoneksi dengan bantuan media sosial. Banyak peristiwa yang memungkinkan untuk dibaca dan dibagi lintas platform media sosial. Dari situ, audiens akan semakin memiliki peluang untuk menjadi sang pencipta isi yang bisa mengekspresikan pandangan-pandangan mereka dalam berbagai hal, dari isu politik sampai fashion.

"Hari ini piramida struktur komunikasi tradisional menghadapi lebih banyak tantangan. Pemerintah, kekuasaan monarki dan pemimpin yang dipilih tidak lagi menjadi pusat pengaruh dan otoritas," tandasnya.

Sementara media massa tradisional juga tidak lagi menjadi penjaga gerbang yang mampu meyaring konten berita yang dianggap sesuai untuk dikonsumsi publik.

"Jadi paradigma apapun yang dipakai harus memperhatikan kompleksitas isi, aliran dan dampak informasi dengan memperhatikan peran dan pengaruh pihak-pihak dalam proses komunikasi," jelas Taufik.

Internasional confrence, ini kerjasama antara prodi komunikasi UMY dengan satu organisasi ACMC. Lembaga itu adalah asosiasi peneliti pengajar dan peneliti di tingkat Asia yang pusatnya di Filipina. Konferesi tersebut rutin digelar setiap tahunnya. Untuk edisi kali ini UMY ditunjuk sebagai tuan rumah.

"Ini rutin untuk sharing berbagi pengalaman seputar penelitian di bidang komunikasi serta update hasil-hasil riset para osen dan peneliti bidang komunikasi," jelasnya.

Prakteknya dalam konferensi nanti ada diskusi dalam kelompok-kelompok kecil. Nantinya ada enam kelompok. Masing-masing ada yang presentasi dari berbagai tema. Dari masing-masing peserta membawa risetnya sendiri-sendiri untuk mempresentasikan karyanya.