Gas Mako Natuna Bakal Disalurkan 100 Persen untuk Kebutuhan Domestik
SKK Migas menargetkan proyek Gas Mako Natuna berproduksi 111 MMscfd dalam dua tahun dan memasok kebutuhan listrik Batam.
Ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dengan segala peraga demonstrasi berkonvoi mendatangi Grha Saba Pramana yang sedang menggelar prosesi wisuda, Rabu (16/11/2016). (Arif Wahyudi/JIBI/Harian Jogja)
Kampus di Jogja ini melakukan ritual unik
Harianjogja.com, SLEMAN-Ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dengan segala peraga demonstrasi berkonvoi mendatangi Grha Saba Pramana yang sedang menggelar prosesi wisuda, Rabu (16/11/2016).
Para mahasiswa dengan berbagai moda transportasi melakukan longmarch dari kampus Fakultas Teknik menuju Grha Saba Pramana. Mereka membawa beragam poster yang ditenteng dengan bambu panjang. Ada pula spanduk bertuliskan orasi-orasi. Bendera fakultas berukuran jumbo juga mereka bawa seolah-olah hendak memboikot wisuda dengan aksi unjuk rasa.
Para mahasiswa ini juga menaiki kereta kelinci. Badan kereta kelinci sudah tertutup kain bertuliskan orasi-orasi yang mereka tuangkan.
Sepanjang jalan, aksi long march para mahasiswa ini pun menarik perhatian pengguna jalan. Sepertinya mereka akan menggelar aksi unjuk rasa mengingat atribut yang mereka bawa sudah identik dengan para demonstran. Tapi mereka menuju arah GSP.
Kedatangan para mahasiswa ke GSP ini ternyata tidak untuk mendemo Rektor UGM yang sedang memimpin prosesi wisuda. Mereka sengaja menggeruduk GSP hanya untuk menjemput para kakak tingkat yang sedang diwisuda.
Para mahasiswa ini langsung membuat dua barisan saling berhadapan. Mereka berjajar rapi begitu para kakak tingkat yang diwisuda keluar dari dalam ruangan. Dengan posisi saling berhadapan, mereka memberi jalan bagi para kakak tingkat.
Para mahasiswa juga karangan bunga. Sebagian dari mereka meneriakkan yel-yel motivasi serta sejumlah poster selayaknya atribut demonstrasi. Hanya saja, poster mirip atribut unjuk rasa itu tidak bertuliskan tuntutan sebagaimana aksi demo pada umumnya. Tulisannya hanyalah untaian-kata-kata penguat semangat buat kakak tingkat.
"Selamat berjuang di dunia kerja, doa kami selalu mengiringi," itu salah satu kata yang tertuang dalam poster mereka.
Usai melakukan seremoni singkat, sebanyak 38 wisudawan dari prodi Teknik Mesin itu langsung dibajak. Para wisudawan yang masih mengenakan toga lengkap selanjutnya digiring menuju kereta kelinci yang sudah dipersiapkan para adik tingkat.
Selanjutnya para wisudawan diangkut dengan kereta kelinci menuju kembali ke fakultas. Sementara di belakang kereta mini, ratusan adik tingkat mengikutinya dengan mengendarai sepeda motor. Sepanjang jalan mereka tidak henti-hentinya meneriakkan yel-yel penguat motivasi bagi para wisudawan.
Ketua Keluarga mahasiswa Teknik Mesin (KMTM) UGM Aziz Alfi R. mengungkapkan sambutan ala demonstran itu sengaja dilakukan sebagai ekspresi memberikan hal beda bagi kakak tingkat yang diwisuda.
"Mereka setelah ini mungkin akan meninggalkan Jogja, kami sebagai adik tingkat harus memberikan kesan pada hari terakhir mereka di kampus," paparnya kepada Harian Jogja, di sela-sela berlangsungnya aksi.
Kegiatan semacam itu sebenarnya rutin dilakukan setiap kali prosesi wisuda berlangsung. Hanya saja, konsep dan penyajiannya berbeda-beda dalam setiap momennya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SKK Migas menargetkan proyek Gas Mako Natuna berproduksi 111 MMscfd dalam dua tahun dan memasok kebutuhan listrik Batam.
Kementerian UMKM menyiapkan audit besar-besaran penyaluran KUR Rp300 triliun untuk memperkuat transparansi dan pembiayaan sektor produktif.
DWS sepakat dugaan penyadapan Presiden Prabowo berpotensi mengarah ke makar jika terbukti memenuhi unsur pidana.
Sugiono membuka peluang pertemuan pimpinan partai untuk membahas dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Pemda DIY menyiapkan revisi tarif pajak dan retribusi daerah. Penyesuaian PKB hingga sewa fasilitas publik akan mempertimbangkan daya beli warga.
Indonesia menawarkan lima produk wisata unggulan di WTM London 2026 untuk menarik wisatawan Eropa dan memperkuat pasar pariwisata premium.