PUNGLI JOGJA : Apa Saja Program Kerja Satgas Saber Pungli?

26 November 2016 11:20 WIB Sunartono Jogja Share :

Pungli Jogja, petugas dianggarkan ratusan juta.

Harianjogja.com, JOGJA -- Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menganggarkan Rp420 juta guna mendukung kegiatan Satgas Saber Pungli DIY melalui Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2017. Anggaran yang disetujui DPRD DIY ini diajukan melalui Inspektorat DIY selaku sekretariat Tim Saber Pungli.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/01/pungli-jogja-sultan-satgas-benar-benar-menghilangkan-pungli-765466">PUNGLI JOGJA : Sultan : Satgas Benar-benar Menghilangkan Pungli)

Kepala Inspektorat DIY Sumadi sekaligus Wakil Ketua Satgas Saber Pungli DIY ini menambahkan, sejak dikukuhkan oleh Gubernur DIY, pihaknya belum sepenuhnya bisa memfasilitasi anggota tim untuk melakukan pertemuan formal. Oleh sebab itu, sementara pertemuan baru dilakukan secara informal.

"[Paska-dikukuhkan] Baru melakukan pertemuan secara informal, tetapi formal belum karena kami harus memfasilitasi, ini menyangkut segala sesuatunya, artinya kami, anggaran belum ada," ujar pria berkantor di Jalan Cendana, Semaki, Umbulharjo, Kota Jogja ini.

Dengan disetujuinya pengajuan anggaran tersebut, pihaknya telah merencanakan sejumlah program. Seperti rapat rutin bulanan menyangkut kinerja tim. Rapat itu sekaligus menjadi bahan untuk dilaporkan ke Kemenkopolhukam dan Kemendagri rutin tanggal 5 setiap bulannya.

"Bahwa kita akan ada rapat rutin untuk memfasilitasi saber, karena kami punya kewajiban untuk menyampaikan laporan tiap tanggal 5 ke Menkopolhukam dan Mendagri, terhadap perkembangan kinerja tim apakah ada operasi atau apa, setiap bulan berjalan, jadi kami harus fasilitasi untuk rapat koordinasi," tegasnya.

Selain itu, anggaran tersebut juga akan dipakai untuk sosialiasi ke masyarakat tentang berbagai hal untuk menekan pungli. Seperti banner, spanduk, leaflet kepada masyarakat yang intinya berisi materi imbauan agar tidak takut dan malu dalam memberikan laporan kepada Satgas Saber Pungli, apabila menemukan indikasi terjadinya pungli di suatu instansi tertentu.

Tak hanya itu, dialog interaktif menghadirkan narasumber Satgas dan para ahli lainnya juga akan digelar agar bisa diakses ke masyarakat. Sejumlah kotak pengaduan dan sejenisnya juga akan dipasang di sejumlah titik, dengan harapan masyarakat bisa menyampaikan informasinya terkait pungli. "Rencana awal seperti itu, namun akan kami bahas lebih detail lagi," ungkapnya, Jumat (25/11/2016)

Terpisah Kasi Pemerintahan Bidang Anggaran DPPKA DIY Bagya Rahmadi menyatakan, anggaran tim saber pungli menjadi salahsatu dari empat item perubahan anggaran dari tahun sebelumnya, pada empat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang menjadi mitra komisi A DPRD DIY. Ia menjelaskan anggaran Saber Pungli sebesar Rp420 juta.

"Untuk belanja langsung saat ini belum kami pindahkan, hanya empat SKPD [mitra Komisi A] yang berubah. Pengalihan anggaran dari BKD ke Badan Diklat untuk penyelenggaraan diklat legal drafting. Lalu Inspektorat [DIY] adanya tambahan untuk kegiatan saber pungli senilai Rp420 juta. Terakhir, untuk Biro Tata Pemerintahan itu ada tambahan dana dari DAK [dana alokasi khusus]," ungkapnya dalam Rapat Banggar di DPRD DIY.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY Sukarman menjelaskan, anggaran itu sepenuhnya untuk mendukung kelancaran Satgas Saber Pungli dalam melaksanakan tugasnya. Ia berharap, Satgas bisa menjalankan tugas dengan baik, terutama dalam memberantas pungli. Sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik.

"Kami setujui Rp420 juta itu untuk mendukung kegiatan tim [Saber Pungli]," tegasnya.