AI Google Keliru, Kamera Flock Disebut Simpan Emas Rp12,5 Juta
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
Kalurahan Banyuraden Sleman meraih peringkat II Kalurahan Terbaik Nasional 2025 dari Kemendagri pada Hari Desa Nasional. /Antara.
Harianjogja.com, SLEMAN—Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menorehkan prestasi nasional dengan meraih peringkat II Pemerintah Desa dan Kalurahan Award 2025 regional II dari Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan Kalurahan Banyuraden dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan pelayanan publik berbasis partisipasi masyarakat.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menilai capaian ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah kalurahan dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan inovatif.
Menurut Danang prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh masyarakat dan pemerintah Kalurahan Banyuraden dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan desa.
"Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi kalurahan lainnya di Kabupaten Sleman untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Lurah Banyuraden, Sudarisman mengaku bangga, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras serta memberikan dukungan sehingga Kalurahan Banyuraden diganjar peringkat II kalurahan terbaik tahun 2025 se-Jawa Bali.
"Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, meningkatkan Pendapatan Asli Kalurahan Banyuraden, dan terus menjaga kekompakan warga Kalurahan Banyuraden," katanya.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto, menyebutkan membangun dan mengembangkan desa merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI. Keberhasilan suatu negara harus dimulai dari bawah, yakni dari desa. Baru Presiden Prabowo yang menempatkan desa menjadi subjek, menjadi pelaku utama membangun negeri ini yang begitu luas.
Dikatakan pula jumlah desa di Indonesia saat ini ada 75.266 desa. Untuk itu, ia mengajak kementerian dan instansi lainnya, serta seluruh stakeholder untuk bersinergi memajukan desa dengan berbagai program dan inovasi.
Prestasi Kalurahan Banyuraden di tingkat nasional diharapkan mampu menjadi inspirasi kalurahan lain di Sleman untuk terus berinovasi dalam pelayanan dan pembangunan desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.