LALU LINTAS JOGJA : Rekayasa Jalan Bundaran UGM Permanen?

01 Desember 2016 04:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Lalu lintas Jogja kali ini menyasar Bundaran UGM

Harianjogja.com, JOGJA — Dinas Perhubungan Kota Jogja melakukan rekayasa arus lalu lintas di kawasan Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan tersebut. Bentuk rekayasan yang dilakukan dengan memutus sisi selatan Bundaran UGM mulai Rabu (30/11/2016).

(Baca Juga :http://www.solopos.com/2016/11/30/lalu-lintas-jogja-urai-kepadatan-dishub-kota-rekayasa-lalu-lintas-bundaran-ugm-773148"> LALU LINTAS JOGJA : Urai Kepadatan, Dishub Kota Rekayasa Lalu Lintas Bundaran UGM)

Menurut Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas, Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan Kota Jogja, Bagas Senoadji., dalam rekayasa lalu lintas kemarin terjadi antrian kendaraan karena memang banyak pengendara yang belum mengetahui adanya penutupan di selatan Bundaran UGM. Namun, ia meyakini lambat laun masyarakat akan terbiasa dengan perubahan tersebut sehingga lalu lintas akan normal kembali.

Bagas mengatakan selama ini kepadatan lalu lintas sekitar Bundaran UGM sampai Simpang Mirota Kampus kerap terjadi, terutama saat jam sekolah dan pulang kantor. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas terkunci baik dari arah utara, timur mupun selatan.

"Dengan rekayasan ini harapann dapat mengurangi kepadatan arus lalu lintas," kata dia.

Bagas menyatakan jika hasil evaluasi penutupan jalan selatan Bundaran UGM itu dinilai positif, maka rekayasa akan diberlakukan secara permanen. Tidak sampai disitu, bahkan rekayasan lalu lintas kawasan Bundaran UG sampai Mirota Kampus rencananya akan diberlakukan satu arah ke arah barat.

Soal rencanya jalan searah itu pihaknya sudah berkomunikasi dengan Forum Lalu Lintas DIY dan Dinas Perhubungan Sleman karena wilayah Bundaran UGM dan Mirota Kampus masuk wilayah Sleman. Bagas menambahkan jika diberlakuk jalan searah maka median jala dan pohon ditengah jalan depan Mirota Kampus akan dihilangkan.