KECELAKAAN KULONPROGO : Mobil Terjebur di Sawah, Sopir Mengaku Beruntung, Mengapa?

BISNIS/ARMIN ABDUL JABBARDIRAMPOK: Seorang warga melihat kondisi bank BPRKS yang dirampok pada selasa malam di Jln. Wastukencana Bandung, Jawa Barat, Rabu (2 - 3). Pada kejadian tersebut tidak ada kerugian materil, tetapi satu orang pekerja tewas dan satu lainnya dalam keadaan kritis di RS Hasan Sadikin Bandung akibat diserang pelaku bersenjata api.
06 Desember 2016 08:20 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Kecelakaan Kulonprogo terjadi di area persawahan.

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Sebuah mobil tercebur ke areal persawahan di Kulur, Temon pada Senin (5/12/2016). Pengemudi kendaraan tersebut mengantuk dan kemudian kehilangan konsentrasi.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/12/05/kecelakaan-kulonprogo-sopir-ngantuk-mobil-nyemplung-sawah-774363">KECELAKAAN KULONPROGO : Sopir Ngantuk, Mobil Nyemplung Sawah)

Sebuah citycar berwarna biru tersebut hilang kendali saat dikemudikan oleh Esti, warga Dusun Ngentak, Plumbon, Temon. Korban mengatakan ketika tercebur mobilnya sebenarnya masih dalam keadaan menyala. Namun kemudian dimatikan menunggu sampai mobil tersebut bisa dievakuasi. Beruntungnya, saat kejadian tidak ada kendaraan lain yang melintas di jalan yang diapit areal persawahan di kanan-kirinya tersebut. Dengan demikian, mobil tersebut tidak mencelakakan penggunan jalan lainnya. Esti sendiri mengaku tidak ingat apakah memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi atau tidak.

Sebenarnya, mobil tersebut akan dievakuasi dengan menggunakan kendaraan derek. Namun Esti mengatakan kendaraan tersebut tidak tersedia sehingga akan dikeluarkan dari sawah dengan ditarik truk. Sedianya akan digunakan alat pengangkut tebu guna membantu mobil tersebut naik karena jarak antara sawah dan bahu jalan cukup tinggi.

Sementara itu, Sukijo, salah satu warga setempat yang ikut mengerumuni lokasi tersebut mengatakan mobil tersebut mendadak langsung mengarah ke sawah. Meski tidak menyaksikan langsung, hal tersebut diketahuinya dari beberapa tetangganya yang lebih dahulu sampai di lokasi. Dengan ketinggian antara sawah dan bahu jalan, menurutnya akan sulit untuk menaikkan mobil tersebut dengan cara manual.

“Katanya mau ditarik nunggu kendaraan lain,”ujarnya.