New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Memperingati Maulid Nabi dilakukan Siswa SMA Negeri 10 Jogja dengan pengajian akbar
Harianjogja.com, JOGJA - Siswa SMA Negeri 10 Jogja atau SMATEN Jogja menggelar pengajian akbar dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung PDHI sebelah barat arena Pasar Malam Sekaten, Selasa (13/12/2016).
Pemilihan tempat penyelenggaraan dekat dengan wahana Sekaten memiliki tujuan tersendiri.
Ketua Panitia Kegiatan Handoko Susanto menjelaskan, pemilihan lokasi tidak terlepas dari unsur sejarah dan budaya. Menurut dia, peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sangat terkait dengan tradisi Sekaten di masyarakat Jogja dan acaranya selalu di Alun-Alun Utara Jogja.
"Maka dari itu pengajian akbar ini tidak kami lakukan di sekolah. Tujuannya membuka wawasan sejarah serta budaya berkaitan dengan tradhisi Sekaten ini," ujar Handoko kepada Harianjogja.com di sela-sela kegiatan berlangsung.
Adapun tema yang diambil dalam kegiatan ini adalah Mengembangkan Jiwa Islami dalam Peradaban Modernisasi.
Tema tersebut diusung untuk meningkatkan konteks nyata pembelajaran agama pada masing-masing siswa.
Menurut Handoko, dalam peradaban teknologi seperti saat ini, siswa sedianya mempraktikannya dengan bijak.
"Kita tidak bisa memungkiri, kalangan pelajar saat ini benar-benar menjadi konsumen beragam produk teknologi, smartphone misalnya. Dari kondisi itu kita ingin agar siswa itu memiliki bekal akhlak sehingga tidak terseret arus negatif modernisasi," jelasnya.
Handoko meyakini, jika siswa berpegang teguh pada ajaran Rasulallah maka bisa memanfaatkan teknologi secara tepat guna.
Pengajian akbar itu sendiri selalu rutin dilakukan pihak sekolah. Tempatnya pun sengaja selalu berlokasi di sekitaran Alun-Alun Utara yang menjadi tempat berlangsungnya hajatan Sekaten.
"Waktu pelaksanaannya juga selalu H+1 setelah grebeg mulud," imbuh Handoko.
Dalam kegiatan itu, para siswa diberi kebebasan mencari sendiri penceramah yang mereka inginkan.
Pilihan para siswa akhirnya tertuju pada Ustad Arifin dari Tegalrejo.
Dalam ceramahnya, Ustad Arifin banyak menyindir para siswa. Menurutnya, kecintaan pelajar kini telah bergeser ke produk teknologi dengan beragam aplikasinya.
"Sekarang banyak remaja yang meluangkan banyak waktu untuk ngutak-atik handphone, sebuk dengan media sosial. Sementara kitab suci Al Qur'an sudah jarang dipegang. Itu tentu saja sebuah problem," papar dia dalam bagian ceramahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.