KENAKALAN REMAJA : Duh, Seorang Pelajar di Sleman Jadi Otak Pencurian Sepeda

22 Desember 2016 14:20 WIB Sleman Share :

Kenakalan remaja di Sleman berupa pencurian berhasil terungkap

Harianjogja.com, SLEMAN- Petugas Reserse dan Kriminal Polsek Sleman berhasil menangkap para pelaku pencurian sebuah sepeda di daerah Caturharjo, Sleman, Rabu (21/12/2016) pagi.

Satu dari empat pelaku yang berhasil ditangkap merupakan seorang pelajar bernama AS, 17 warga Sawahan, Pandowoharjo, Sleman yang mengotaki tindakan pencurian tersebut.

Kapolsek Sleman Kompol Teguh Sumartoyo mengatakan, satu lagi pelaku bernama Rofi Darijat, 18, warga Karangasem, Pandowoharjo, Sleman. Kata dia ada dua lagi yang ditangkap namun saat ini statusnya masih menjadi saksi yakni Ujiyanto, 20 dan Suwiknyo, 36 warga Sawahan, Pandowoharjo, Sleman.

Teguh menjelaskan awal mula kejadian tersebut saat empat orang yang diamankan tersebut berboncengan dengan dua buah sepeda motor sekitar pukul 05.30 WIB.  Kemudian sesampainya di depan TKP di runah Jumikun, 45, warga Ganjuran, Caturharjo, Sleman sepeda motor yang dikendarai pelaku Rofi berhenti, saat itu langsung pelaku Albino turun dari motor lalu melompati pagar rumah korban. Pelaku mengambil sebuah sepeda yang ada di depan teras.

"Sepeda yang sudah diambil kemudian dikasihkan ke temannya yang menunggu diluar dengan cara diangkat melalui pagar," kata Teguh, Kamis (22/12/2016).

Sepeda tersebut oleh keduanya lalu dibawa kabur dengan menaiki sepeda motor. Kejadian pencurian tersebut sempat dipergoki oleh anggota polisi yang tidak sengaja melewati TKP, namun saat petugas mencoba mengejar para pelaku berhasil melarikan diri.

Korban baru sadar bahwa kehilangan sebuah sepeda saat anggota polisi tersebut memberi tahu bahwa sepeda miliknya yang terparkir di teras rumah sudah di gondol maling. Mengetahui kejadian tersebut korban ditemani oleh anggota kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sleman.

"Anggota yang sempat melihat mengetahui ciri-ciri pelaki, sehingga petugas mudah untuk mencari para pelaku. Malam harinya mereka kemudian ditangkap di rumahnya masing-masing tanpa perlawanan," ujar Teguh.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dewasa kini sudah mendekam di tahanan Mapolsek Sleman. Nantinya mereka akan disangkakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara Selama tujuh tahun. "Sementara pelaku yang masih dibawah umur kita lakukan penanganan sesuai dengan prosedur dengan pendampingan Bapas dan LPA," pugkas Teguh.