KEMISKINAN GUNUNGKIDUL : Dalam Setahun, Jumlah Penerima PKH Berubah 3 Kali

27 Desember 2016 20:55 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Kemiskinan Gunungkidul mendapatkan perhatian Pemerintah melalui Program Keluarga Harapan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Gunungkidul selama 2016 mengalami tiga kali perubahan.

Di awal tahun, jumlah penerima hanya 6.165 KK, namun di awal November ada  tambahan penerima sekitar 23.000 KK. Selanjutnya, di akhir November Dinsosnakertrans Gunungkidul menerima tambahan lagi sebanyak 56.000an calon penerima.

“Setelah dilakukan validasi dan verifikasi, dari 56.000 calon, jumlah penerima tinggal 37.000 KK. Jadi kalau ditotal penerima PKH yang ada mencapai 60.000an KK,” kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul, Dwi Warna Widi Nugraha, baru-baru ini.

Ia menyebutkan, saat ini GUnungkidul juga mengalami kekurangan tenaga pendamping PKH. Menurut dia, penambahan petugas pendampingan PKH sudah dilakukan. Namun demikian, jumlah tersebut dirasa belum ideal seiring terus bertambahnya penerima bantuan.

“Tahun ini sebenarnya sudah ada tambahan dari 62 menjadi 111 petugas pendamping,” katanya.

Dwi Warna menjelaskan, keberadaan petugas pendamping PKH sangat dibutuhkan. Hal itu bertujuan agar program dapat tepat sasaran. Selain itu, para petugas juga memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap penggunaan bantuan, sehingga saat ada penyalahgunaan bisa ditegur hingga sanksi bantuan dicabut.

“Untuk itu dengan terus bertambahnya penerima, sudah sewajarnya jika para petugas juga ikut ditambah. Sebab ini sangat penting demi pertimabangan efektivitas pelaksanaan program,” tutur pria berkacamata ini.