Lokasi Penemuan Kardus Berisi Camilan Sempat Ditutup, Lalu Lintas Macet 5 Km

Tim gegana Brimob DIY membawa bungkusan yang diamankan di lokasi pos polisi Milir, Kedungsari, Pengasih, Kulonprogo, Rabu (28/12/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI - Harian Jogja)
28 Desember 2016 13:40 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Lalu lintas di kawasan pos polisi Milir Kedungsari Pengasih sempat macet hingga 5 km

Harianjogja.com, KULONPROGO-Sebuah kotak mencurigakan yang diduga berisi bahan peledak ditemukan di pos polisi Milir, Kedungsari, Pengasih pada Rabu (28/12/2016). Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) Brimob DIY, diketahui jika kotak tersebut berisi camilan oleh-oleh.

Wakapolres Kulonprogo, Kompol Heru Muslimin menyatakan koordinasi dengan Polda DIY dilakukan sesuai SOP dan menghindari spekulasi. Dari pengecekan yang dilakukan, bingkisan tersebut tidak mengandung bahan peledak.

“Ketika dicek isinya hanya berbagai macam makanan,” ujarnya seusai pemeriksaan.

Namun, ia menolak jika kardus mencurigakan tersebut merupakan bentuk teror kepada petugas kepolisian.

Kardus berisi sejumlah kemasan keripik nangka dan keripik tempe tersebut kemudian diamankan oleh petugas Inafis Polres Kulonprogo. Heru menerangkan jika ada warga yang merasa kehilangan barangnya maka diharapkan melapor pada petugas kepolisian.

Tindakan pemeriksaan sendiri merupakan antisipasi atas semua info yang meresahkan warga. Dikatakan pula, tindak lanjutnya merupakan bentuk kesiagaan petugas menghadapi berbagai kondisi yang muncul. Lokasi penemuan kardus tersebut kemudian disterilisasi hingga sekitar 100 meter. Ruas jalan yang banyak dilalui kendaraan besar itu kemudian ditutup saat dilakukan pemeriksaan.

Penutupan ini sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas hingga 5 kilometer di ruas jalan nasional tersebut. Terlebih lagi, pos polisi tersebut berada di pertigaan sehingga kemacetan terjadi akibat kendaraan di ruas jalan dari Pengasih, dari arah Purworejo, dan darah arah Jogja tertahan tak bisa melanjutkan perjalanan.

Sejumlah bus pariwisata dan truk pengangkut juga sempat tertahan meski kemudian mulai diarahkan untuk melanjutkan perjalanan sekitar pukul 10.00.

Kardus yang menggegerkan tersebut ditemukan anggota Satlantas sekitar pukul 06.00 pagi hari. Brigadir Slamet Arif Nugroho, anggota Satlantas Polres Kulonprogo yang menemukan kotak tersebut mengatakan kemudian melaporkan kepada atasannya.

“Ada kardus bertuliskan oleh-oleh khas Malang, kemudian langsung saya laporkan pada Kasatlantas” jelasnya ditemui di lokasi.

Bungkusan tersebut ditemukan bersama rekannya Brigadir Suratman saat akan memulai tugas pagi.

Slamet menjelaskan sebelumnya belum pernah ditemukan barang yang tertinggal di pos polisi yang berada di sisi ruas jalan nasional tersebut. Dijelaskan pula, kardus tersebut dalam keadaan tertutup lakban dan terlihat dikemas dengan tali sebagai tentengan oleh-oleh. Demi keamanan, khususnya bagi personil kepolisian, kemudian didatangkan Tim Jihandak Brimob DIY untuk memeriksa bungkusan tersebut.