Seleksi Perangkat Desa di Sleman Dibagi Dua Tahap

13 April 2017 21:22 WIB Jogja Share :

Seleksi Perangkat Desa di Sleman dilakukan dalam dua tahap
Harianjogja.com, SLEMAN- Selain jabatan di Pemerintahan Desa (Pemdes), seleksi juga dilakukan bagi kalangan dukuh. Proses seleksi dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama berlangsung sejak April hingga Juni sementara tahap kedua dimulai Agustus hingga September mendatang. Jika tahap pertama seleksi diikuti 81 desa, maka pada tahap kedua diikuti 19 desa.

Total keseluruhan seleksi yang ditawarkan untuk tahun ini sebanyak 224 lowongan. Jumlah tersebut merupakan akumulasi kekosongan perangkat desa yang terjadi sejak 2012 hingga 2017 ini.

"Jadi sengaja menunggu aturan baru. Untuk tahap pertama dilakukan proses penjaringan untuk 203 perangkat di 81 desa dan tahap kedua terdapat 21 seleksi perangkat di 19 desa," jelas Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Aparat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sleman Lasiman kepada Harian Jogja, Rabu (12/4/2017).

Dia menjelaskan, selain jabatan strategis di Pemdes seperti sekretaris desa, kepala urusan dan kepala seksi, tahun ini juga dilakukan seleksi dukuh. Terdapat 35 dukuh yang diseleksi pada tahap pertama dan 17 dukuh lainnya diseleksi pada tahap kedua.

"Total tahun ini terdapat 52 dukuh yang diseleksi. Lainnya belum digelar tahun ini karena batas usia maupun masa jabatannya belum habis," paparnya.

Dia menjelaskan, siapapun dapat mendaftar dan mengikuti seleksi perangkat desa tersebut. Sebab syarat untuk mengikuti seleksi berlaku bagi Warga Negara Indonesia (WNI).

"Semua warga bisa mendaftar, tidak ada ketentuan domisili. Ini sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi. Hanya saja pendidikan terakhir minimal SMU dan berusia antara 20 hingga 42 tahun," katanya.