Penjaga Markas Polresta Jogja Pakai Rompi Anti Peluru

Personel Polresta Jogja mengikuti latihan Panggilan Luar Biasa (PLB) di halaman mapolresta setempat, Selasa (10/06/2014). Kegiatan tersebut bertujuan membiasakan insan bayangkara praja memliki kesiapan, kecepatan dan ketepatan dalam kondisi darurat. (Desi Suryanto/JIBI - Harian Jogja)
14 April 2017 05:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Personel polisi mengenakan rompi antipeluru dan senjata lengkap di pintu gerbang Markas Kepolisian Resort Kota Jogja

Harianjogja.com, JOGJA-Beberapa personel polisi terlihat mengenakan rompi antipeluru dan senjata lengkap di pintu gerbang Markas Kepolisian Resort Kota Jogja, Rabu (13/4/2017).

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Jogja, Ajun Komisaris Polisi Partuti mengatakan penjagaan Mapolresta dengan rompi antipeluru lengkap dengan senjata merupakan standar operasional prosedur (SOP). "Namun memang pascakejadian di Mapolresta Banyumas penjagaan lebih ketat," kata Partuti.

Partuti mengatakan ada empat polisi yang berjaga dengan senjata lengkap di depan markas, kemudian empat orang di bagian dalam. Kemudian tamu yang dianggap mencurigakan juga akan diperiksa terlebih dahulu. "Yang diperiksa hanya tamu yang kira-kira mencurigakan. Yang lainnya seperti biasa," kata dia.

Selain penjagaan Markas Polresta Jogja diperketat, kemrin, Unit Reaksi Cepat (URC) juga dikerahkan untuk patroli secara berkala. Partuti mengatakan URC berkeliling ke obyek-obyek fital seperti kawasan wisata, perkantoran, dan pusat keramaian. Kendati demikian, Partuti menyatakan tidak ada penambahan personel dari Polda DIY dalam pengamanan tersebut.