Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang warga Sedayu, Kabupaten Bantul, berinisial AL, 26, menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam di Dusun Watu, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 21.45 WIB yang mengakibatkan luka-luka di sekujur tubuh korban.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidyanto menjelaskan kejadian bermula saat korban bersama seorang rekannya berinisial YM tengah duduk di teras rumah temannya itu. Tiba-tiba, dua orang tak dikenal datang mengendarai sepeda motor dan berhenti di jalan depan rumah.
“Salah satu pelaku yang dibonceng turun dari sepeda motor, mendekati korban dan saksi, lalu secara tiba-tiba menyerang korban menggunakan senjata tajam,” ujar Rita, Kamis (15/1/2026).
Setelah melakukan penyerangan, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian. Akibatnya, korban mengalami luka bacok di bagian punggung dan harus mendapatkan penanganan medis dengan 21 jahitan.
Berdasarkan keterangan sementara, ciri-ciri pelaku adalah seorang laki-laki yang mengenakan celana panjang dan jaket bertudung, dengan wajah tertutup. Identitas pelaku masih dalam lidik aparat kepolisian.
“Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sedayu dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta motif pelaku,” tambahnya.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.