Dana Transfer ke Daerah Anjlok, Saatnya BPD Unjuk Peran
Peran strategis BPD terus didorong untuk menopang perekonomian daerah, terlebih dengan meningkatnya tekanan fiskal dan serta menurunnya dana transfer ke daerah.
Muhammad Ali, kawan mendaki Taufik ke Gunung Rinjani, menunjukkan foto mendiang kawannya setelah prosesi pemakaman di rumah duka, Rabu (26/4/2017). (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
Pendaki tewas kali ini dari Bambanglipuro, Bantul
Harianjogja.com, BANTUL -- Satu lagi pegiat alam bebas harus tewas akibat egonya sendiri. Kali ini menimpa Taufik Budi Prasetyo, 23, warga Dusun Jomblang Desa Mulyodadi, Bambanglipuro. Pemuda itu ditemukan mengapung tak bernyawa di Air Kalak, kolam air panas di sekitar Danau Segara Anak, usai turun dari Puncak Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seperti apa kisahnya?
Sambil tersengal setelah berjalan kaki sekitar 200 meter dari pusara kawannya, Taufik Budi Prasetyo di Makam Dusun Jomblang, Desa Mulyodadi, Muhammad Ali, pemuda asli Bogor itu duduk di dekat kami.
Tak lama, kami yang sudah menunggunya di rumah duka yang berada tak jauh dari pemakaman, perlahan bercerita.
Dengan sangat lancar ia lantas berkisah. Tentang perjalanan terakhirnya bersama karibnya mendaki Gunung Rinjani, Lombok, tentang apa yang dirasakannya saat ia menyaksikan tubuh kawan seprofesinya itu terbujur kaku dimasukkan ke dalam kantong evakuasi oleh Tim SAR.
Kamis (20/4/2017) lalu, ia, Taufik, dan Setio Teguh mewujudkan rencananya melakukan pendakian ke puncak Gunung Rinjani. Tak seperti biasa, kali ini mereka tak berangkat bersama-sama dari Bogor menuju ke Lombok.
“Entah, kali ini Taufik bilang ingin menempuh jalur darat. Akhirnya, saya dan Teguh pun menemuinya di terminal,” kata Ali.
Tak pernah disangkanya, pendakian pertama mereka ke luar Jawa itu adalah yang kali terakhirnya. Taufik, sosok kawannya yang periang dan gesit saat menapaki tanjakan medan punggungan bukit dan turunan tajam lembah itu kini telah pergi untuk selamanya.
Tak pernah dibayangkannya, ia menyaksikan sendiri, tubuh kawannya itu kaku saat dientas dari hangatnya permukaan air kolam Aik Kalaq yang berjarak beberapa meter dari Danau Segara Anak, danau vulkanik berketinggian 2.010 mdpl yang merupakan pos terakhir sebelum Puncak Gunung Rinjani. Aik Kalaq sendiri merupakan salah satu sumber air panas yang muncul di sekitar kaki Gunung Rinjani. Di tempat ini, pendaki kerap menghabiskan waktunya usai dirundung lelah menuruni Puncak Gunung Rinjani.
“Tapi saat itu, air Aik Kalaq sedang tidak hangat. Karena ada campuran dari air danau [Segara Anak],” terang Ali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita uang tunai yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah dan menangkap 17 orang dalam OTT ATR BPN.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia 24 perjalanan, dengan keberangkatan YIA mulai 04.20 WIB dan Tugu 05.16 WIB.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.