DPRD JOGJA : Pekan Depan, Dewan Gelar Paripurna Istimewa

Pasangan calon walikota dan wakil walikota Jogja nomor dua, Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi saat berkonsolidasi dengan pendukungnya di posko pemenangan Jalan Katamso, Gondomanan, seusai berkampanye ke Pasar Ngasem dan Alun-alun Kidul.?(Ujang Hasanudin/JIBI - Harian Jogja)
30 April 2017 18:13 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

DPRD Jogja akan membahas penetapan calon walikota dan wakil.

Harianjogja.com, JOGJA -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja segera menggelar rapat paripurna istimewa untuk membahas surat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja. Surat tersebut berisi penetapan calon wali kota dan wakil wali kota Jogja terpilih 2017.

“Berdasarkan aturan dewan harus menindaklanjuti surat dari KPU paling lambat lima hari kerja,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Jogja, Ali Fahmi, saat dihubungi Jumat (28/4/2017). Namun sebelum rapat paripurna istimewa, Fahmi memastikan akan ada pembahasan di tingkat pimpinan dewan pada 2 Mei mendatang.

Fahmi mengatakan hasil rapat paripurna istimewa itu nantinya menjadi dasar untuk dewan mengajukan permohonan pelantikan wali kota dan wakil wali kota Jogja kepada Pemda DIY dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).  Namun demikian, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini belum tahu detail soal mekanisme pelantikan.

Ia berharap pelantikan nakhoda baru Pemerintah Kota Jogja bisa dilakukan sebelum akhir Mei mendatang. “Karena banyak tugas yang harus diselesaikan wali kota dan wakil wali kota.” ujar Fahmi.

Berdasarkan hasil rapat pleno penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Jogja terpilih di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja, Kamis (27/4/2017) lalu memutuskan Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi. Pasangan calon dengan slogan haroem ini dipastikan akan memimpin Kota Jogja periode 2017-2022.

Haryadi-Heroe mendapat dukungan suara terbanyak dalam Pilwalkot 2017, yakni 100.333 suara. Sementara rivalnya Imam Priyono-Achmad Fadli memperoleh 99.146 suara. Selisih suara kedua pasangan calon 1.187 suara atau sekitar 0,6 persen. Total pemilih ada 298.989. Sementar surat suara sah 199.479 dan surat suara tidak sah mencapai 14.355.

Penjabat Wali Kota Jogja, Sulistiyo mengapresiasi proses pilwalkot Jogja yang sudah berjalan dengan lancar, aman dan tertib. Angka partisipasi pemilih pun cukup tinggi, mencapai 70 persen lebih.