Jogja International Air Show 2017 Sukses, Tahun Depan Pasti Lebih Meriah

Danlanud AU Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Novyan Samyoga (kanan) dan Direktur Pengembangan Produk GMC Budi (kiri) tampil bersama dalam jumpa pers Jogja International Air Show (JIAS) 2017 di loby The Sahid Rich Jogja Hotel, Sabtu (29/4/2017) malam. (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI - Harian Jogja)
01 Mei 2017 14:20 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Jogja International Air Show (JIAS) 2017 akan semakin menarik sponsor untuk mendukung acara serupa pada tahun mendatang

 

Harianjogja.com, SLEMAN-Keberhasilan memberikan suguhan menarik berupa atraksi kedirgantaraan http://m.harianjogja.com/?p=813756">Jogja International Air Show (JIAS) 2017 akan semakin menarik sponsor untuk mendukung acara serupa pada tahun mendatang.

Danlanud AU Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Novyan Samyoga mengatakan, kegiatan kedirgantaraan tahun ini lima kali lebih sulit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dari yang sebelumnya hanya dilaksanakan di satu tempat, saat ini harus berpencar ke beberapa kabupaten yang ada di DIY. Saat penampilan di Kulonprogo, Yoga melihat http://m.harianjogja.com/?p=812006">antusias warga sangat besar untuk menonton acara ini.

“Mungkin mereka merindukan kegiatan itu sejak lama sehingga sambutannya bagus,” katanya saat jumpa pers di The Sahid Rich Jogja Hotel, Sabtu (29/4/2017).

Antusias yang besar juga muncul dari para penerjun, baik nasional maupun internasional. Menurutnya, mereka sangat antusias karena acara tersebut mengambil spot dihttp://m.harianjogja.com/?p=812906"> Candi Prambanan dan Borobudur, sebuah ikon wisata di Jogja dan Jawa Tengah yang memiliki pemandangan arsitek candi yang indah.

“Selain itu, mereka suka terjun dari Hercules karena kalau dari pesawat biasa mereka harus lewat samping tapi kalau Hercules mereka bisa lewat belakang dan ternyata itu menjadi kemewahan bagi mereka [penerjun],” tuturnya.

Yoga mengatakan, pada JIAS kemarin, penerjun bisa memecahkan rekor Big Way Formation Skydiving dari sebelumnya hanya melibatkan 24 penerjun pada 2017 ini menjadi 30 penerjun dengan waktu tujuh detik. Meski sedang menunggu hasil verifikasi, tetapi pihaknya bangga bisa menghadirkan hiburan kedirgantaraan menarik untuk masyarakat.

Ia mengakui, JIAS 2017 ini lebih besar dan lebih menarik dari segi penampilannya.