Advertisement
POLEMIK TAKSI ONLINE : Hari Ini, Sopir Taksi dan Bus Siap Mogok Kerja
Advertisement
Mereka menuntut agar Gubernur DIY segera mengeluarkan Peraturan Gubernur
Harianjogja.com, JOGJA—Para pengemudi taksi dan bus perkotaan se-DIY akan mengadakan demo dan mogok kerja di Kepatihan, Jogja, Rabu (3/5/2017). Mereka menuntut agar Gubernur DIY segera mengeluarkan Peraturan Gubernur yang mengatur keberadaan taksi online.
Advertisement
Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2017/04/17/polemik-taksi-online-disparitas-harga-jadi-alasan-810116">POLEMIK TAKSI ONLINE : Disparitas Harga Jadi Alasan
“Pergub harus dikeluarkan segera setelah revisi Peraturan Menteri Perhubungan No.PM 32/2016 keluar. Kecewa karena sampai sekarang Pergub belum keluar. Tanpa Pergub taksi online mengambil penumpang secara sembarangan dan itu mematikan taksi konvensional,” kata Ketua Paguyuban Taksi Berargometer Yogyakarta (Kopetayo), Sutiman, Selasa (2/5/2017).
Selain menuntut dikeluarkannya Pergub, Sutiman mengatakan pihaknya juga akan menuntut agar Pergub nantinya hanya memperbolehkan keberadaan taksi online sebanyak 10% dari jumlah taksi di DIY, yang sekarang berjumlah 1000 unit.
Rencana aksi ini dibenarkan oleh Ketua Paguyuban Perkotaan, Benny. Ia mengatakan akan ada 300 sampai 400 kendaraan yang akan mogok kerja. Sementara untuk demo akan diikuti oleh 1.000 orang.
Ketua Paguyuban Driver Online Jogja, Daniel Viktor, mengatakan untuk batasan kuota itu adalah urusan pemilik aplikasi. Jika memang pemilik aplikasi akan membatasi, sopir online akan menaati itu semua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tiga Kapal Asing Ditangkap di Selat Malaka Rugikan Negara Miliaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Terjun ke Ceruk Enam Meter di Kalasan Sleman Saat Hujan
- Terjadi Lagi Keracunan Makanan di Sekolah Bantul, Korban 80 Siswa
- Top Ten News Harianjogja.com, Rabu 15 April 2026, Penerapan WFH
- Hujan Lebat Picu Longsor di Sleman, Talud Ambrol di Sejumlah Wilayah
- Kasus Keracunan MBG, BGN DIY Minta Evaluasi Total SOP
Advertisement
Advertisement




