Ratusan Kepiting Bakau Disita di Bandara Adisutjipto

Petugas Stasiun KIPM Kelas I DIY menimbang Kepiting Bakau hasil sitaan di Bandara Adisutjipto, Jumat (5/5 - 2017). (FOTO : IST)
06 Mei 2017 13:22 WIB Sunartono Jogja Share :

Bandara Adisutjipto menjadi lokasi penyitaan ratusan kepiting

Harianjogja.com, JOGJA -- Petugas Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Kelas I DIY menyita ratusan Kepiting Bakau, Jumat (5/5/2017). Kepiting tersebut selanjutnya dilepasliarkan di Hutan Mangrove, tepatnya Dusun Baros, Desa Tirtohargo, Kretek, Bantul.

Kepala Stasiun KIPM Kelas I DIY Suprayogi menjelaskan penyitaan 134 ekor Kepiting Bakau merupakan hasil temuan bersama, antara petugas Avsec Bandara Adisutjipto dengan petugas Stasiun KIPM Kelas I DIY. Paket kepiting itu tiba di Adisutjipto sejak Selasa (2/5/2017) lalu. Setelah diperiksa petugas, jenis Kepiting Bakau yang dikirim dinilai melanggar Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.56/PERMEN-KP/2016.

"Kepiting yang boleh dijual adalah di atas 200 gram per ekornya dan tidak sedang bertelur," ungkapnya Sabtu (6/5/2017).

Dalam Permen KKP No.56/PERMEN-KP/2016 ini secara tegas melarang penangkapan dan pengeluaran lobster, kepiting dan rajungan, utamanya berat di bawah 200 gram per ekor, dalam kondisi bertelur dengan lebar karapas 15 sentimeter.