Advertisement
TOWER BANTUL : Datangi Pansus, LO DIY Buka Wacana Pengaturan Menara Kamuflase
Advertisement
Tower Bantul mendapat perhatian LO DIY
Harianjogja.com, BANTUL--Tak hanya maraknya menara telekomunikasi ilegal saja yang menjadi sorotan, persoalan keberadaan menara kamuflase juga diwacanakan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif tentang perubahan Perda Menara Telekomunikasi.
Advertisement
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=758949">TOWER BANTUL : Lapor ke Pemkab, Warga tetap Didesak Investor
Wacana itu muncul saat rombongan Lembaga Ombudsman (LO) DIY mendatangi Pansus III Raperda tersebut, Jumat (5/5/2017). Dalam audiensi itu, mereka sempat menyinggung belum adanya poin khusus, baik dalam Perda maupun Peraturan Bupati (Perbup) terkait menara telekomunikasi berikut zona penempatannya.
Memang, dalam Perbup Nomor 61/2011 tentang zona penempatan menara telekomunikasi, menara kamuflase tidak diatur secara detail. Itulah sebabnya, LO DIY menilai Pansus III perlu mengusulkan dimasukkannya poin terkait menara kamuflase tersebut.
“Karena jumlah menara kamuflase di Bantul sekarang kami perhatikan sudah semakin banyak,” kata Imam Santoso, Komisioner LO DIY.
Salah satu poin penting, menurut Imam, adalah terkait pengaturan sempadan rebahan menara. Sejauh ini, Bantul hanya memiliki regulasi yang mengatur sempadan rebahan dari menara SUTET saja.
Sedangkan terkait dengan menara kamuflase, diakuinya belum ada. Padahal idealnya, jika dengan ketinggian menara kamuflase yang mencapai 20 meter, jarak bangunan dengan sempadan rebahan minimal 5 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Peningkatan Arus Balik Lebaran di Bantul, Jalan Tetap Lancar
- Satu Napi di Wonosari Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Lebaran
- Besok Masuk Kerja ASN Bantul Diminta Tancap Gas Meski WFA
- Stok Pangan di Jogja Melimpah Saat Permintaan Lebaran Naik
- Puncak Arus Balik Penumpang Kereta di Jogja Tembus Puluhan Ribu
Advertisement
Advertisement



