PERSIBA VS PERSIS 1-1 : Lagi-Lagi Gagal Raih Poin Penuh

Pesepakbola Persiba Bantul Ahmad Junaidi berebut bola dengan pesepak bola Persis Solo, Asyaq Gufron pada lanjutan kompetisi Liga 2 2017 Grup 4 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (7/5/2017) siang. Pertandingan antara kedua kesebelasan berakhir dengan skor 1-1. (Harian Jogja - Jumali)
07 Mei 2017 22:12 WIB Jumali Bantul Share :

Persiba Bantul gagal mewujudkan ambisinya meraih poin penuh pada laga kandang kedua

 
Harianjogja.com, BANTUL -- Persiba Bantul gagal mewujudkan ambisinya meraih poin penuh pada laga kandang kedua, setelah dalam lanjutan Grup 4 Liga 2 2017 ditahan imbang Persis Solo dengan skor 1-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (7/5/2017) siang.

Gol Persis dicetak oleh Dedi Cahyono Putra pada menit ke-14 dan gol Persiba dilesakkan oleh Bustomi menit ke-42.

Meski gagal meraih poin penuh, raihan satu poin atas Persis menjadi modal berharga bagi Laskar Sultan Agung-julukan Persiba Bantul untuk bangkit dari dasar klasemen. Sebab, hingga pekan ketiga kali ini, Persiba baru mengumpulkan satu poin, setelah dalam dua laga sebelumnya gagal meraih poin.

Sementara bagi sang tamu, Persis Solo, raihan satu poin membuat Laskar SamberNyawa-julukan Persis Solo gagal mengkudeta PSIS Semarang dan harus puas berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup 4.

Bermain dalam cuaca cukup terik, kedua kesebelasan lebih banyak memainkan tempo lambat pada awal babak pertama. Beberapa kali Persiba mencoba untuk melakukan tusukan ke daerah pertahanan Persis, namun ketatnya kawalan dari para pemain belakang Laskar SamberNyawa membuat usaha tuan rumah gagal.

Sebaliknya, Persis secara perlahan mulai mengambil alih permainan usai menit ke-10. Beberapa kali serangan yang dibangun oleh M Wahyu di lini tengah berhasil membuat lini pertahanan Persiba kelabakan. Alhasil, pada menit ke-14, Putut Jati, kiper Persiba harus memungut bola dari gawang, setelah Dedi Cahyono Putra yang menerima umpan dari Tri Handoko berhasil menempatkan bola tepat di pojok kiri tiang gawang. Skor 1-0 untuk tim tamu.

Tertinggal donasi gol, membuat Slamet Widodo dan kawan-kawan mencoba bangkit. Namun lagi-lagi usaha mereka gagal setelah serangan dengan memanfaatkan kecepatan Andi Sandria di sisi kiri selalu kandas.

Sebaliknya, Persis kian tenang dalam memainkan bola dan perlahan melakukan beberapa kali tusukan. Petaka terjadi di menit ke-17, kapten Persiba Slamet Widodo terpaksa harus digantikan Bagus Ramadani. Pemain asli Bantul ini harus ditarik setelah sendi tangannya mengalami dislokasi.

Masuknya Bagus Ramadani membuat Persiba melakukan perubahan di lini belakang. Jika semula Persiba memainkan pola 4-2-3-1 maka skema itu diubah menjadi 3-5-2. Perubahan ini pun langsung terasa, beberapa kali serangan Persiba berhasil masuk ke kotak enam belas pas. Sayang tendangan dari Junaidi dan Bustomi masih meleset.

Puncaknya tiga menit jelang turun minum, kiper Persis Agung Prasetyo harus memungut bola dari gawang, setelah usahanya untuk mengeblok tendangan Bustomi gagal. Bustomi yang berlari ke kanan pertahanan dengan cepat berhasil menceploskan bola ke gawang Persis usai menerima umpan dari Johan Manaji. Skor 1-1 bertahan hingga akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, giliran tim tamu langsung mengambil alih permainan. Persis langsung melakukan serangan ke daerah pertahanan Persiba. Namun, beberapa kali serangan yang dilakukan oleh Tri Handoko dan kawan-kawan gagal dikonversikan menjadi gol. Sedangkan usaha Persiba untuk menambah keunggulan juga kandas, menyusul kuatnya lini pertahanan Persis.