Seleksi Perangkat Desa di Sleman Masuk Tahap Seleksi Administrasi

10 Mei 2017 10:55 WIB I Ketut Sawitra Mustika Sleman Share :

Seleksi perangkat desa di Kabupaten Sleman memasuki tahap seleksi administrasi

Harianjogja.com, SLEMAN--Seleksi perangkat desa di Kabupaten Sleman memasuki tahap seleksi adminitrasi. Diharapkan pada tanggal 15 Mei mendatang semua data calon peserta yang lulus seleksi sudah dikirimkan ke Dinas Pemberdayaan dan Desa.

Menurut Kasi Aparatur Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sleman, Al Adiv Burochmad, sesuai dengan Perda 16 tahun 2016 tentang cara pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, saat ini merupakan tahap pemberkasan dimana bakal calon harus melengkapi berbagai syarat adminitrasi seperti surat sehat, akta kelahiran dan lain-lain.

Para bakal calon yang dinyatakan lolos kemudian akan menyandang predikat calon perangkat desa untuk kemudian akan menjalani tes tertulis dan tes praktek.

“Harapannya tanggal 15 Mei semua data calon sudah dikirimkan ke kami. Saat itu baru kami tahu berapa jumlah calon  perangkat desa yang ikut serta,” kata Adiv saat ditemui di kantornya, Selasa (9/5/2017).

Tes tertulis yang harus dilewati calon perangkat desa, menurut Adiv terdiri dari dua jenis soal. Yaitu ujian umum yang terdiri pengetahuan mengenai Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Sistem Pemerintahan Republik Indonesia, Bahasa Indonesia, dan Pemerintahan daerah.

Dan soal mengenai muatan lokal. “Soal muatan lokal akan dibuat oleh panitia, sedangkan ujian umum dibuat Pemda Sleman bekerja sama dengan salah satu universitas di Jogja,” jelasnya.

Para calon perangkat desa juga diharuskan untuk mengikuti tes praktek komputer dasar. Adiv mengatakan presentase penilaian akhir terdiri dari 70% ujian umum, 20 % dari ujian muatan lokal dan 10% dari praktek komputer dasar.

“Tes praktek computer dasar dilaksanakan tanggal 5, dan 6 Juni. Sedangkan tes ujian umum tanggal 7 Juni. Harapan kami tanggal 7 hasil tes sudah bisa diumumkan supaya transparan. Kalau menunggu sehari dua hari ditakutkan akan ada penyelewengan,” katanya.

Adiv mengatakan calon yang lolos seleksi merupakan peringkat teratas setelah nilai hasil ujian dan hasil musyawarah desa digabungkan.