KONFLIK GUA PINDUL : Memanas, Operator GI Dihadang Operator Lain

Sejumlah wisatawan mengantre memasuki Gua Pindul di Desa Bejiharjo, Kecamata Karangmojo pada Kamis (11/5) pagi. (JIBI - Irwan A. Syambudi)
12 Mei 2017 07:22 WIB Irwan A Syambudi Gunungkidul Share :

Konflik Gua Pindul belum juga reda.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Konflik di objek wisata Gua Pindul, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo belum juga mereda. Pada Kamis (11/5/2017) pagi salah satu operator Gua Pindul dihadang oleh sejumlah operator lain karena dinilai melanggar kesepakatan.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/05/09/konlik-gua-pindul-disebut-langgar-kesepakatan-ini-kata-pokdarwis-gelaran-indah-815666">KONLIK GUA PINDUL : Disebut Langgar Kesepakatan, Ini Kata Pokdarwis Gelaran Indah

Salah satu operator yakni Gelaran Indah (GI), dihadang oleh sejumlah operator lainnya yang berada dibawah naungan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewa Bejo. GI yang menolak bekerja sama dengan Dewa Bejo itu memasukkan wisatawan ke Gua Pindul tanpa melalui Dewa Bejo sebagaimana yang telah disepakai sebelumnya.

Ketua Pokdarwis Dewa Bejo, Bagyo menilai GI telah melanggar aturan dan kesepakatan. Oleh sebab itu pihaknya melakukan penghadangan terhadap GI saat akan memasukkan wisata ke Gua Pindul. Penghadangan itu kata dia sebagai bentuk peringatan terhadap GI supaya tidak lagi melanggar aturan yang telah disepakati sebelumnya.

“Kami hanya sama-sama ingin agar aturan itu tetap dihormati. Masak ya aturan yang telah disepakati bersama di Polres malah dihina dan dilanggar sendiri kan ya kurang etis. [Penghadangan dilakukan] agar besok-besok jangan dilanggar lagi,” katanya, Kamis (11/5/2017).

Namun demikian penghadangan terhadap GI yang dilakukkan di pintu masuk Gua Pindul kata dia tidak sampai mengganggu aktivitas dan kenyamanan wisatawan. Hingga Kamis siang, wisatawan masih tetap berdatangan untuk menikmati aktivitas susur gua dengan menggunakan ban itu.