Bekas TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Penyebab Belum Pasti
Bekas TPA Jatibarang Semarang terbakar seluas 3 hektare. Damkar menyebut sampah masih dibuang dan penyebab kebakaran belum dipastikan.
Bupati Sleman Sri Purnomo saat melakukan sidak di RSUD Sleman, Senin (11/7/2016). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Pemkab Sleman langsung merespon serangan virus ransomware
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman langsung merespon serangan http://m.harianjogja.com/?p=816998">virus ransomware. Seluruh data masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) langsung di-backup. Termasuk di dua rumah sakit Pemda, RSUD Sleman dan RSUD Prambanan serta RSUP dr Sardjito.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sleman Intriati Yudatiningsih mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan adanya serangan virus ransomware di lingkungan Pemkab Sleman. Sebab, pihaknya langsung bergerak cepat dan meminta masing-masing OPD melakukan backup data.
"Backup data sudah dilakukan untuk pencegahan. Tapi belum ada laporan virus menyerang," ujarnya kepada Harianjogja.com, Senin (15/5/2017).
Menurutnya, virus tersebut menyerang aplikasi komputer dengan sistem Windows. Beberapa OPD, katanya, sebagian besar menggunakan sistem tersebut dan diminta untuk meningkatkan patch terbarunya. Termasuk di dua rumah sakit milik Pemkab Sleman. "Tetapi, sebagian aplikasi kami [Diskominfo] menggunakan sistem Linux, jadi server aman," ungkapnya.
Terpisah Direktur RSUD Sleman Joko Hastaryo mengatakan, sejak ada info terkait ancaman serangan virus tersebut, pihaknya sudah menerima edaran dari Dinas Kominfo Sleman. "Kami sudah lakukan back up data, dan melakukan upaya pencegahan terhadap serangan virus tersebut. Sejauh ini masih aman," katanya.
Begitu juga dengan Direktur RSUD Prambanan Isa Dharmawidjaja. Bahkan, katanya, prosedur backup data sudah rutin dilakukan oleh rumah sakit plat merah tersebut. "Kami lakukan back up data seminggu sekali. Untuk hari ini [kemarin] server kami tidak aktifkan dulu, dari lagi sampai sore," katanya.
Sementara itu, Humas RSUP dr. Sardjito Trisno Heru Nugroho menjelaskan, sebelum muncul serangan virus ransomware, pihaknya sudah mengantisi masalah data sejak dulu.
Menurut Heru, untuk data strategis seperti billing sistem, dokumen pasien data menggunakan server berbasis Linux. "Kami tidak menyimpan data strategis dengan aplikasi berbasis Windows. Jadi relatif aman," ucapnya.
Meski begitu, managemen rumah sakit tetap melakukan antisipasi terkait serangan virus ransomware khusus bagi satuan kerja yang masih memakai program Windows. "Kami blokir port yang disinyalir mudah dibobol. Dan satuan kerja yang masih memakai Windows kami minta up date dengan patch terbaru agar aman dan data yang ada diback up," ujar Heru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bekas TPA Jatibarang Semarang terbakar seluas 3 hektare. Damkar menyebut sampah masih dibuang dan penyebab kebakaran belum dipastikan.
Susilo Nugroho alias Den Baguse Ngarso ditemukan meninggal di rumahnya di Mantrijeron, Jogja, Senin (21/9/2026).
Dugaan pungli food truck di Alkid Jogja viral. Keraton meminta Pemkot Jogja dan aparat mengusut serta menindak tegas.
Seniman Susilo Nugroho atau Den Baguse Ngarsa meninggal dunia pada Senin (21/9/2026). Ia dikenal lewat Teater Gandrik dan Mbangun Desa.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menindaklanjuti aspirasi warga Jurangjero soal irigasi, PJU, dan penanganan stunting.
Pajak daerah Sleman mencapai Rp930 miliar hingga September 2026. PBB-P2 hampir 100%, sementara BPHTB masih perlu digenjot.