PENEMUAN MAYAT SLEMAN : Bersihkan Sumur di Rumah Tua, Kerangka Manusia Justru Ditemukan

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 19 Juli 2017 07:22 WIB
PENEMUAN MAYAT SLEMAN : Bersihkan Sumur di Rumah Tua, Kerangka Manusia Justru Ditemukan

BISNIS/ARMIN ABDUL JABBAR DIRAMPOK: Seorang warga melihat kondisi bank BPRKS yang dirampok pada selasa malam di Jln. Wastukencana Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/3). Pada kejadian tersebut tidak ada kerugian materil, tetapi satu orang pekerja tewas dan satu lainnya dalam keadaan kritis di RS Hasan Sadikin Bandung akibat diserang pelaku bersenjata api.

Penemuan mayat Sleman berupa kerangka di Gamping

Harianjogja.com, SLEMAN -- Masyarakat di sekitar Cokrowijayan,Banyuraden, Gamping dikejutkan oleh penemuan kerangka manusia dalam sumur di sebuah rumah kosong, Selasa (18/7/2017). Hingga kini, proses identifikasi terkait penemuan kerangka yang diperkirakan laki-laki itu terus dilakukan.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/07/18/penemuan-mayat-sleman-kerangka-manusia-ditemukan-di-dalam-sumur-siapa-dia-834856">PENEMUAN MAYAT SLEMAN : Kerangka Manusia Ditemukan di dalam Sumur, Siapa Dia?

Panit Reskrim Polsek Gamping Iptu Fendi Timur menuturkan penemuan kerangka manusia dalam sumur itu berawal saat salah seorang tukang sumur bernama Muslih, 40, warga Trimulyo, Bantul hendak membersihkan sumur tersebut. Dia dibantu oleh Saefudin. Pasalnya sumber air dalam sumur tidak keluar. Saat turun ke dalam sumur sedalam delapan meter itu, Muslih mendapati bagian dasar sumur dipenuhi barang dan sampah.

"Saat membersihkan sampah itu saksi menemukan kerangka. Kerangka ditemukan di antara kasur busa, jaket, kain dan sampah lainnya," kata Fendi, Selasa (18/7/2017).

Penemuan kerangka itu, lanjut Fendi, langsung dilaporkan ke Polsek Gamping. Untuk proses evakuasi dengan peralatan memadai menggunakan tabung oksigen, pihaknya melibatkan tim dari Basarnas DIY.

Menurutnya, dugaan sementara kerangka manusia itu berjenis kelamin laki-laki. Hal itu terlihat dari bagian kerangka yang ditemukan. Mulai dari potongan tulang panggul, tulang paha besar, dan potongan betis.

"Bagian tengkorak dan susunan gigi masih sempurna meski tanpa rahang," jelasnya. Namun Fendi masih menunggu hasil dari identifikasi yang dilakukan RSUP dr Sardjito.

Rumah tersebut sebenarnya sudah lama tidak ditinggali. Rumah tersebut awalnya dijadikan usaha salon. Kemudian, rumah tersebut dibeli oleh Dicky Braham, warga Sinduadi, Mlati.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online