Advertisement
RUSUNAWA JOGJA : Sementara Waktu, 20% MBR Bukan Hanya untuk Warga Jogja
Advertisement
Rusunawa Jogja diharapkan memprioritaskan MBR
Harianjogja.com, JOGJA -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja, Antonius Fokki Ardianto mengingatkan agar pengelola rumah susun komersial atau apartemen menyediakan 20 persen dari total luas lantai yang dibangun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Menurut dia, kewajiban itu sudah tertuang dalam Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Rumah Susun.
Advertisement
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=848742">RUSUNAWA JOGJA : Apartemen Harus Sediakan 20 Persen untuk MBR
Kepala Bidang Pelayanan Perizinan, Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Kota Jogja, Setiyono menyatakan sebelum instansinya mengeluarkan IMB untuk apartemen, pihaknya sudah meminta pengelola apartemen membuat surat pernyataan kesanggupan untuk menyediakan 20 persen bagi MBR.
“Sudah disanggupi lewat pernyataan tertulis, nanti akan kita cek,” ujar Setiyono, Senin (4/9/2017).
Tim pengawasan Dinas Perizinan dan Penanaman Modal juga akan terus mengawasi proses pembangunan apartemen untuk memastikan kesesuaian dengan izin yang diajukan. Jika dalam perjalanannya nanti ada ketidaksesuaian dengan surat pernyataan, maka pihaknya tidak akan memproses izin operasional, bahkan bisa mencabut IMB-nya.
Setiyono menambahkan kewajiban penyelola apartemen menyediakan 20 persen bagi MBR sebagaimana tertuang dalam Perda dan Peraturan Wali Kota atau Perwal tidak dijelaskan harus warga Jogja. Ke depan, pihaknya akan mengusulkan revisi Perwal agar kewajiban pengelola apartemen itu dikhususkan bagi warga Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- 10 Kontingen Ramaikan Lomba Gema Takbir Jogja 2026, Rebut Piala Sultan
- Takbir Keliling Disekat, Malioboro Dipastikan Steril
- Peningkatan Penumpang Terjadi di Terminal Palbapang Bantul
- Salat Id Digelar di Masjid Gedhe Kauman hingga Sekitar Alun-Alun
- Bupati Sleman dan Forkopimda Pantau Kesiapan Pospam Mudik Lebaran
Advertisement
Advertisement





