Advertisement
Jelang Aksi Kepung Borobudur, Polda DIY Pantau Perbatasan dengan Magelang
Advertisement
Polda DIY menyiapkan pemantauan di sejumlah perbatasan dengan Magelang baik di Kulonprogo maupun Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN-Polda DIY menyiapkan pemantauan di sejumlah perbatasan dengan Magelang baik di Kulonprogo maupun Sleman menghadapi aksi kepung Borobudur. Masyarakat Jogja juga dihimbau untuk tidak perlu datang dan mengikuti aksi dukungan tersebut.
Advertisement
Kepala Bidang Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto mengatakan regulasi jelas melarang aksi unjuk rasa di objek vital nasional termasuk Borobudur. Hal ini sesuai dengan UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Panitia yang sedianya menyelenggarakan acara itu juga telah membatalkan aksi tersebut sehingga masyarakat Jogja diimbau tidak perlu datang.
Menanggapi wacana akan perubahan lokasi aksi itu menjadi di salah satu masjid yang berjarak 1,5 kilometer dari Candi Borobudur juga, Yuliyanto juga menambahkan warga sebaiknya beremati atas polemik Rohingya di lingkungan setempat.
“Sebaiknya di lingkungan masing-masing bisa dengan ibadah dan doa, donasi juga bisa lewat lembaga resmi,” ujarnya pada Harianjogja.com, Kamis (7/9/2017).
Selain pengawasan di perbatasan, Polda DIY juga menyiapkan anggota Brimob jika sewaktu-waktu diperlukan untuk bergeser ke Jawa Tengah. Kabid Humas mengatakan jika secara resmi tidak ada kelompok tertentu yang melapor akan ikut dalam aksi tersebut.
Meski pihaknya sempat memantau melalui sosial media akan adanya sejumlah kelompok yang akan berpartisipasi namun kelompok yang bersangkutan menyatakan tidak ikut ketika dikonfirmasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Istana Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Hogi Kejar Jambret Disorot DPR, Polisi dan Jaksa Siap Dipanggil
- Realisasi Investasi Gunungkidul 2025 Melonjak, Pertanian Dominan
- Disnakertrans DIY Belum Terima Pengajuan Penangguhan UMP 2026
- Sampah Pasar Jogja Menggunung, Disdag Perkuat Pengolahan Mandiri
- Penyakit VTE Jadi Silent Killer, Guru Besar UGM Ingatkan Deteksi Dini
Advertisement
Advertisement



