Wisatawan Gunungkidul Tembus 4,5 Juta, PAD Retribusi Capai Rp56,1 Miliar
Kunjungan wisatawan Gunungkidul mencapai sekitar 4,5 juta orang hingga awal Oktober 2026. PAD retribusi wisata tembus Rp56,17 miliar.
Suasana Rapat Koordinasi Capaian Kinerja OPD di Triwulan Ketiga 2017 di Bangsal Sewokoprojo, Selasa (31/10/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Bupati Gunungkidul Badingah tidak puas dengan capaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di triwulan ketiga 2017
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Bupati Gunungkidul Badingah tidak puas dengan capaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di triwulan ketiga 2017. Pasalnya capaian yang diperoleh belum sesuai target yang diharapkan.
Sebagai gambaran, untuk capaian fisik di akhir September pemkab menargetkan sebesar 80,88%, sedang untuk penyerapan anggaran sebesar 70%. Namun faktanya target tersebut tidak dapat direalisasikan karena capaian fisik baru sebesar 58,4% dan penyerapan keuangan sebesar 44,7%.
“Ini masih jauh dari target yang diharapkan dan harus jadi perhatian bersama seluruh OPD di lingkup pemkab,” kata Badingah di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Capaian Kinerja Pemkab Triwulan Ketiga 2017 di Bangsal Sewokoprojo, Selasa (31/10/2017).
Menurut dia, seluruh OPD harus memperhatikan kinerja sehingga target di akhir tahun nanti dapat direalisasikan. Oleh karenanya, Badingah meminta kepada seuluruh OPD untuk meningkatkan kinerja yang dimiliki.
“Kalau tetap santai-santai target itu tidak akan pernah dicapai. Jadi harus diperbaiki sehingga apa yang telah direncanakan sejak awal dapat dipenuhi,” ungkapnya.
Untuk peningkatan itu, Badingah juga meminta kepada OPD untuk menjalin komunikasi yang intens dengan asisten maupun staf ahli yang menaungi.
Diharapkan dengan koordinasi tersebut dapat diketahui segala persolaan yang menghambat seperti yang terjadi pada capaian kinerja triwulan ketiga 2017.
“Saya tidak ingin rapor buruk tidak terulang karena menjadi pembahasan saat rapat koordinasi di tingkat provinsi,” tegas Badingah.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Gunungkidul Azman Latif mengatakan, kinerja pemerintahan yang belum optimal di triwulan ketiga 2017 dipengaruhi kegiatan pengadaan barang dan jasa belum maksimal.
Dia mencontohkan, dari 1.572 paket yang terdiri dari lelang dan penunjukan langsung, masih ada 458 paket yang belum diselesaikan. Oleh karenanya, dia meminta kepada OPD yang bersangkutan agar memperhatikan proses pengadaan tersebut.
“Kekurangan pengerjaaan ini ada di seluruh OPD, namun dengan intensitas yang berbeda-beda,” kata Azman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisatawan Gunungkidul mencapai sekitar 4,5 juta orang hingga awal Oktober 2026. PAD retribusi wisata tembus Rp56,17 miliar.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan tarif tiket Rp8.000.
Pemerintah mencatat setoran Rp57,1 triliun dari Satgas PKH selama 2025–2026, termasuk pajak dan PNBP hasil penertiban kawasan hutan.
UMKM Jogja didorong memanfaatkan AI untuk promosi dan pemasaran digital. Pelaku usaha juga diingatkan menjaga data serta mewaspadai penipuan.