Pilur Serentak Gunungkidul Terancam Molor, Panitia Belum Bisa Dibentuk
Pembentukan panitia Pilur di 31 kalurahan Gunungkidul masih menunggu juklak dan juknis.
Sejumlah pantai di kawasan Gunungkidul masih bermasalah dengan layanan telekomunikasi karena ketiadaan sinyal
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sejumlah pantai di kawasan Gunungkidul masih bermasalah dengan layanan telekomunikasi karena ketiadaan sinyal. Kondisi ini pun menjadi kendala tersendiri bagi wisatawan saat melakukan kunjungan.
Beberapa pantai yang belum memiliki sinyal telekomunikasi di antaranya Wediombo, Kecamatan Girisubo; Siung dan Nglambor di Desa Purwodadi, Tepus.
Anggota komunitas selancar di Pantai Wediombo, Sartono mengatakan seiring berkembangnya potensi pariwisata di Girisubo, sejumlah sarana pendukung untuk wisata di Wediombo sudah mulai dilengkapi. Sebagai contoh di awal 2017 lalu, aliran listrik PLN sudah masuk sehingga warga dan pengunjung menikmati lampu penerangan saat malam hari.
Kendati demikian, kata Sartono, masih ada fasilitasi yang harus dilengkapi, yakni masalah jaringan telekomunikasi. Menurut dia, jaringan ini banyak dikeluhkan pengunjung karena di wilayah Wediombo tidak ada sinyal.
“Bukan lagi susah sinyal, tapi memang tidak ada sehingga pengunjung maupun warga tidak bisa terhubung dengan daerah luar,” katanya kepada Harianjogja.com, Rabu (31/1/2018).
Dia pun berharap masalah jaringan telekomunikasi dapat diselesaikan karena keberadaannya sebagai sarana pendukung dalam pengembangan sektor kepariwisataan.
“Ya kalau tidak ada sinyal otomatis jaringan komunikasi akan terputus karena tidak bisa dihubungi sama sekali. Jadi ketiadaan sinyal menjadi masalah yang sering dikeluhkan pengunjung,” tutur dia.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Desa Balong, Kecamatan Girisubo, Suwardiyanto. Menurut dia, ketiadaan sinyal telekomunikasi di Pantai Wediombo berpengaruh terhadap pengembangan pariwisata.
“Memang Wediombo masuk wilayah Desa Jepitu, namun ketiadaan sinyal di sana akan berpengaruh terhadap pengembangan wisata di pantai lain. Salah satunya di Pantai Watulumbung di Desa Balong,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, susahnya jaringan telekomunikasi di Wediombo sudah disampaikan ke Pemkab Gunungkidul. Namun demikian, hingga sekarang belum ada tindakan nyata untuk melengkapi sarana prasarana pendukung ini.
“Harapannya jaringan komunikasi bisa disediakan sehingga saat terjadi hal yang khusus bisa langsung terhubung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembentukan panitia Pilur di 31 kalurahan Gunungkidul masih menunggu juklak dan juknis.
Harga emas Pegadaian 15 Juni 2026 stabil. Emas Antam Rp2,82 juta per gram, UBS Rp2,709 juta, dan Galeri24 Rp2,696 juta.
Askab PSSI Sleman periode 2026-2030 resmi dilantik dengan fokus pada pembinaan usia dini, tata kelola organisasi, dan peningkatan kualitas kompetisi.
Harga Pertamax naik per 10 Juni 2026. Pertamina memastikan pasokan BBM tetap aman dan distribusi energi berjalan normal di seluruh SPBU.
Kokola menghadirkan produk eksklusif baru di Jakarta Fair 2026 dengan promo hemat, permainan berhadiah, dan grand prize bersama Mamah Dedeh.
Tradisi Mubeng Beteng 1 Sura 2026 kembali digelar di Keraton Jogja. Simak jadwal, titik keberangkatan, aturan peserta, dan rangkaian acaranya.