Anggaran Pilur Serentak Gunungkidul 2027 Naik Jadi Rp4,6 Miliar, Ini Alasannya
Pilur serentak Gunungkidul 2027 direncanakan di 55 kalurahan dengan kebutuhan anggaran Rp4,6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025.
Alat berat diternjukan untuk melakukan pengeprasan bebatuan di jalur menuju wisata Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang. Foto diambil 29 Mei 2026/ Pemerintah Kalurahan Girikarto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Warga Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, melakukan normalisasi jalur menuju kawasan wisata Gesing secara swadaya. Upaya ini dilakukan untuk memperlebar akses jalan yang selama ini dikeluhkan pengguna karena sempit dan rawan kecelakaan.
Lurah Girikarto, Sumardiyono, mengatakan kawasan Gesing menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah selatan Gunungkidul. Tingginya kunjungan wisatawan didukung keberadaan sejumlah objek wisata yang berkembang di kawasan tersebut.
“Gesing menjadi salah satu tujuan wisata favorit. Selain ada Pelabuhan Gesing untuk aktivitas nelayan, kawasan ini juga didukung sejumlah destinasi seperti Teras Kaca, HeHa Ocean View, dan Gesing Wonderland,” kata Sumardiyono saat dihubungi, Senin (8/6/2026).
Menurut dia, kondisi jalan menuju kawasan wisata masih belum ideal karena memiliki lebar yang terbatas. Selain itu, banyak tanjakan dan tikungan tajam yang mengharuskan pengendara lebih berhati-hati saat melintas.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, warga bersama karang taruna mulai melakukan kerja bakti normalisasi jalan sejak 17 Mei 2026.
“Warga bersama karang taruna melakukan normalisasi jalan sepanjang lima kilometer. Tujuannya untuk mengurangi risiko kecelakaan dan membuat akses lebih nyaman,” ujarnya.
Normalisasi dilakukan dengan memangkas pepohonan yang berada di bahu jalan serta melakukan pengeprasan pada batuan dan timbunan tanah yang menjorok ke badan jalan.
Langkah tersebut diharapkan dapat menambah ruang bagi kendaraan yang berpapasan sehingga arus lalu lintas menjadi lebih lancar dan aman.
“Normalisasi masih berlangsung hingga sekarang. Mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam beberapa minggu ke depan,” katanya.
Sumardiyono mengungkapkan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pengelola destinasi wisata di kawasan Gesing. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung proses pengerjaan di lapangan, termasuk penggunaan alat berat pada sejumlah titik.
Ia berharap setelah normalisasi selesai, akses menuju kawasan wisata menjadi lebih mudah sehingga mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Dengan program ini jalannya bisa lebih lebar sehingga akses ke Gesing menjadi lebih mudah dan risiko kecelakaan dapat dikurangi,” katanya.
Sementara itu, warga Padukuhan Pendem, Sugiyanto, menilai pelebaran jalan memang sudah menjadi kebutuhan mendesak mengingat jumlah wisatawan yang terus meningkat setiap tahun.
Menurut dia, kepadatan kendaraan sering terjadi terutama saat musim liburan dan akhir pekan panjang.
“Kalau musim liburan, antrean kendaraan sering mengular karena jalan masih sempit,” katanya.
Ia menambahkan, saat kunjungan wisata membludak biasanya diterapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Pengunjung yang menuju kawasan Gesing diarahkan melalui jalur timur, sedangkan kendaraan yang keluar menggunakan jalur barat menuju simpang empat Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) di wilayah Legundi, Kalurahan Girimulyo.
“Sangat terbantu karena jalur masuk dan pulang dibuat berbeda sehingga kemacetan bisa berkurang,” ujar Sugiyanto.
Pemerintah kalurahan berharap upaya normalisasi yang dilakukan secara gotong royong ini dapat menjadi solusi jangka pendek sambil menunggu program peningkatan infrastruktur jalan yang lebih permanen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul 2027 direncanakan di 55 kalurahan dengan kebutuhan anggaran Rp4,6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025.
Sri Sultan HB X mendorong pelatihan kerja berbasis potensi kalurahan untuk meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan peluang usaha warga DIY.
Kemarau panjang membuat sungai-sungai kecil di Kulonprogo mengering. BBWS Serayu-Opak menyebut sungai besar masih memiliki debit air.
Simak jadwal, prediksi susunan pemain, kondisi tim, dan analisis laga Fleetwood Town vs Arsenal di Piala Liga Inggris 2026.
Pakar UI Muhamad Syauqillah mengingatkan bahaya propaganda konflik global yang dimanfaatkan kelompok ekstremis untuk memicu perpecahan di Indonesia.
Simak syarat dan cara mengakses data STNK melalui aplikasi SIGNAL serta hal yang perlu diketahui soal dokumen kendaraan saat razia.