Gedung Puskesmas Lendah 1 Dibangun, Air Buangan Bikin Banjir di Rumah Warga

24 Februari 2018 18:20 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Lima Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir air buangan Puskesmas Lendah I

 

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Sebanyak lima Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir air buangan Puskesmas Lendah I saat hujan datang. Banjir setinggi lutut orang dewasa mulai datang ketika Gedung Rawat Bersalin yang baru diresmikan Rabu (7/2/2018) lalu itu berdiri.

Salah satu warga terdampak Kusmini, 45, menyatakan bahwa semenjak ada bangunan baru di Puskesmas yang berlokasi di Dusun Pereng, Bumirejo, Lendah, Bumirejo rumahnya mengalami kebanjiran setiap hujan datang.

"Mulai banjir Desember lalu kalau ada hujan pasti air luapannya langsung merendam rumah warga. Kalau dulu sebelum bangunan itu berdiri airnya tidak langsung ke sini [Rumah Warga]," ungkap perempuan yang akrab disapa Mini itu.

Menurut Mini setiap hujan, halaman rumahnya berubah menjadi sungai. air limpahan yang datang itu bisa setinggi lutut orang dewasa, bahkan air yang cenderung keruh itu ia ungkapkan juga masuk ke dalam rumahnya.

"Anak saya pernah dapat ikan lele saking tingginya," jelasnya.

Namun menurut Mini hal yang paling parah ialah air kotor itu selalu merangsek masuk ke sumur warga. Hal itu membuat kegiatan untuk makan dan minum keluarganya terganggu.

"Masuk ke dalam sumur, membuat kotor sumur, bahkan sempat airnya nyembul dari bawah," katanya.

Mini berharap, langkah cepat Puskesmas Lendah atau Dinas terkait untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. Terlebih genangan air dan keruhnya air sumur Mini katakan tidak hanya terjadi di rumahnya, namun juga terjadi di tetangganya.

"Milik pak Legimun, Pak Sugeng, Pak Surono, dan Bu Ngatirah yang janda, semua terdampak, itu kurang lebih 30 orang," jelasnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Puskesmas Lendah I, Hannie Permata Sari, menyatakan Puskesmas dan dinas terkait telah mengetahui masalah tersebut. Bahkan di Jumat pagi tadi dirinya juga melakukan rapat bersama dengan warga.

"Sebanyak 10 KK kami ikutkan dalam rapat bersama Dinas Kesehatan, DPR D Kulonprogo, kami telah berkomunikasi," ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Hannie mengungkapkan bahwa Puskesmas akan memberi penanganan sementara dengan membuat dua buah sumur resapan. Dimana hal tersebut dapat di mulai di November ini dan selesai di Maret mendatang.

"Bersifat sementara Puskesmas akan membuat dua buah sumur resapan," katanya.