Syakir Ali Didaulat sebagai Ketua MUI Sleman

06 Maret 2018 20:55 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Pimpinan Pondok Pesantren Diponegoro Maguwoharjo Sleman dilantik menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sleman

Harianjogja.com, SLEMAN- Pimpinan Pondok Pesantren Diponegoro Maguwoharjo Sleman dilantik menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sleman, Selasa (6/3/2018). KH. Syakir Ali menggantikan K.H. Ma'mum M Muro'i yang menjabat Ketua MUI sebelumnya.

Pelantikan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengukuhan Dewan Pimpinan dan pengurus MUI Sleman periode 2018-2023. Mereka yang dilantik terdiri dari 16 orang Dewan Pimpinan Harian dan 95 orang komisi. Mulai Komisi Hubungan Antar Ummat Beragama, Fatwa, Ukhuwah Islamiyah, Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi Ummat, Pemberdayaan Seni dan Budaya, Pendidikan dan Kaderisasi, Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Keluarga, Pengkajian dan Penelitian, Informatika dan Komunikasi, Hukum dan Perundang-undangan.

Bupati Sleman, Sri Purnomo berharap para pengurus MUI dapat menjalankan amanah yang diemban. Selain untuk memberikan kemajuan bagi MUI juga untuk memajukan umat Islam.

"MUI lembaga yang mewadahi ulama, zua’ama dan cendekiawan Islam untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin," kata Sri di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (6/3/2018).

Sri juga meminta agar MUI Sleman mendukung berbagai program pemerintah dalam menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan yang muncul. Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sleman ini mengingatkan perkembangan zaman saat ini di mana berbagai masalah terkait akidah dan akhlak semakin  kompleks.

"Termasuk masalah terorisme dan kekerasan yang mengatasnamakan agama. Begitu juga penyalahgunaan narkoba, maraknya pornografi dan pornoaksi, hingga permasalahan kenakalan remaja," ujarnya.

Terkait hal itu, Ketua MUI Sleman Syakir Ali mengatakan lembaganya akan mendorong umat agar menjalankan kehidupannya sesuai dengan ajaran agama. MUI juga siap menjadi pilar penjaga iman dan moral umat.