Pantai Nguluran Tawarkan Sensasi Berfoto di Atas Laut

13 Maret 2018 14:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Lokasi pantai ini berada di sisi barat Pantai Gesing dengan jarak sekitar 300 meter

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Teras kaca di Pantai Nguluran, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang menjadi destinasi wisata baru di Gunungkidul. Setiap harinya ratusan pengunjung rela mengantre hanya untuk berfoto di lokasi tersebut.

Selfie atau foto di atas bukit maupun di tepi pantai menjadi hal yang lumrah. Namun, kalau kegiatan tersebut dilakukan di tempat yang beralaskan kaca dan posisinya menjorok ke laut menjadi hal yang jarang.

Aktivitas berfoto ria itu dapat ditemui di Pantai Nguluran. Lokasi pantai ini berada di sisi barat Pantai Gesing dengan jarak sekitar 300 meter. Untuk mencapai lokasi, pengunjung tidak perlu khawatir karena jalan menuju pantai itu sudah sangat bagus sehingga pengunjung tidak akan kesulitan sampai di sana.

Jika sudah sampai di Pantai Nguluran, wisatawan yang ingin berfoto di atas teras kaca dapat merasakan sensasi menegangkan layaknya berdiri di atas laut dengan ombak besar dan karang tajam di bawahnya. Bagi pengunjung yang tak berani mencoba wahana itu, tidak usah risau karena pengelola juga menyediakan tempat-tempat foto menarik lainnya di kawasan yang membentang sekitar satu hektare ini.

Pemilik teras kaca di Pantai Nguluran Raja Nasution mengatakan awalnya lokasi itu hanya akan dijadikan rumah pribadi. Namun karena viral di dunia maya, maka keluarga pun memutuskan membuka untuk umum. “Berhubung sudah viral dan banyak yang berminat maka diputuskan dibuka untuk umum,” kata Raja, Rabu (6/3) lalu.

Dia menjelaskan setiap harinya ada ratusan pengunjung yang berminat untuk berfoto di teras kaca. Untuk keamanan dibuat aturan teras kaca maksimal digunakan empat orang. Aturan ini pun harus ditaati sehingga banyak pengunjung yang mengantre agar bisa foto di wahana itu. “Harus antre dan agar tertib ada petugas yang menjaga,” ujarnya.

Menurut Raja, wahana teras kaca masuk lokasi yang esktrem sehingga masalah keamanan merupakan hal yang utama. Kendati demikian, lanjut dia, pengunjung tidak perlu khawatir asalkan mau menaati peraturan yang telah dibuat. “Selain itu, kami juga sering mengecek kondisi teras kaca sehingga aman digunakan,” katanya lagi.

Teras kaca ini memiliki luas 25 meter persegi. Konstruksi bangunan sudah memperhatikan standardisasi keamanan. Salah satunya mengenai pemilihan kaca untuk alas yang lebih tebal dari kaca biasanya. “Kalau biasa [untuk jedela rumah dan sebagainya] hanya lima milimeter, tetapi untuk alas kaca dipilih dengan ketebalan 13 milimeter,” ujarnya.

Ppengunjung asal Kota Solo Eka Putri mengaku senang dapat berfoto di atas teras kaca yang sudah viral di dunia maya ini. “Awalnya agak khawatir tetapi setelah mencoba ternyata aman,” kata Eka.

Menurut dia, untuk dapat berfoto di teras kaca, pengelola menerapkan aturan ketat. Selain membatasi jumlah orang yang menaiki, pengelola juga membuat daftar antrean bagi pengunjung yang ingin berfoto. “Kebetulan saya dapat antrean nomor 244. Jadi sebelum antreannya, saya tidak bisa berfoto di sana,” ujarnya.