BANDARA KULONPROGO : Bakal Ada Jalan Bawah Tanah Menuju NYIA

14 Maret 2018 05:40 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

JJLS akan dibangun underpass.

Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemerintah akan membangun underpass atau jalan bawah tanah di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), untuk mendukung akses transportasi yang bersinergi dengan New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPU PKP) Kulonprogo, Nurcahyo Wibowo menjelaskan rencananya underpass tersebut akan dibangun sepanjang satu kilometer, berada di bawah trase JJLS Congot (Temon)-Ngremang (Galur).

"Sebelumnya, DPU PKP Kulonprogo telah diundang oleh Koodinator Bidang Perekonomian untuk dimintai masukan atas desain dan konsep konstruksi underpass yang sekiranya sesuai dengan kondisi di lapangan," kata dia, Selasa (13/3/2018).

Nurcahyo melanjutkan, perwakilan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional, unsur Dirjen Perhubungan Kementerian Perhubungan juga hadir dalam saat yang sama. Di dalam pertemuan tersebut, dibahas mengenai pembangunan underpass yang ditargetkan dapat diselesaikan bersamaan dengan pekerjaan pembangunan NYIA.

Dalam konsep awal, lokasi underpass akan berada di bawah jalan, di sebelah utara terminal NYIA, berdekatan dengan tempat parkir dan stasiun Kereta Api NYIA. Untuk sementara, konsep besar tersebut sudah berstatus final, namun untuk detail dan teknis masih dimungkinkan akan terus berkembang. Selain itu, desain underpass menjadi tugas Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan pembebasan lahan menjadi tugas Pemerintah DIY.

Dalam tahapan perencanaan pembangunan underpass yang menjadi salah satu jalan akses menuju NYIA ini, Pemerintah Pusat akan terlebih dahulu melakukan sinkronisasi dengan pekerjaan pembangunan NYIA. Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp305 miliar, imbuhnya.

Kepala Bidang Lalulintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo, Hera Suwanto membenarkan bahwa, jalan underpass itu nantinya akan memiliki panjang satu kilometer. Untuk mendukung proses pembangunan jalan tersebut yang dibarengi dengan pekerjaan NYIA, akan dilakukan penutupan jalan di sejumlah titik.