Advertisement

Tahun Ini Sleman Kejar Takhta Popda DIY dari Kota Jogja

Andreas Yuda Pramono
Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:17 WIB
Maya Herawati
Tahun Ini Sleman Kejar Takhta Popda DIY dari Kota Jogja Olahraga - Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Jelang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) DIY April 2026, Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman menyiapkan ratusan atlet untuk kembali menantang dominasi Kota Jogja yang menjadi juara umum pada 2025.

Persaingan menuju gelar juara umum Popda DIY kembali memanas setelah Sleman hanya terpaut satu medali dari Kota Jogja pada edisi sebelumnya, memicu ambisi kuat untuk merebut kembali posisi puncak pada 2026.

Advertisement

Kepala Dispora Sleman, Heru Saptono, menegaskan target juara umum tetap menjadi fokus utama setiap tahun, meski persiapan masih dalam tahap evaluasi.

“Kami akan mengirim 255 atlet putra dan 224 atlet putri untuk Popda DIY 2026, lalu untuk pelatih ada 114 orang. Saat ini kami masih melakukan evaluasi,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Rivalitas Sleman dan Kota Jogja memang terus berlangsung ketat. Pada 2024, Sleman sempat menjadi juara umum sebelum posisinya direbut Kota Jogja pada 2025.

Perbedaan capaian pada 2025 pun sangat tipis. Sleman mengoleksi 258 medali, hanya selisih satu medali dari Kota Jogja yang meraih 259 medali.

Secara rinci, Kota Jogja mengumpulkan 97 emas, 70 perak, dan 92 perunggu. Sementara Sleman memperoleh 72 emas, 88 perak, dan 98 perunggu.

Hasil tersebut belum memenuhi target Sleman yang sebelumnya membidik 81 medali emas. Saat itu, Sleman mengirim sekitar 410 atlet dan 100 pelatih yang bertanding di 33 cabang olahraga.

Salah satu faktor yang dinilai memengaruhi hasil tersebut adalah banyaknya pelajar SMP di Sleman yang melanjutkan sekolah ke SMA di Kota Jogja.

Kondisi ini berdampak pada distribusi atlet pelajar, sehingga potensi prestasi Sleman turut terpengaruh.

Untuk mengatasi hal itu, pembinaan atlet usia dini dinilai perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.

Kepala Disdik Sleman, Mustadi, menyebut pihaknya tetap mendukung pengembangan atlet pelajar meski tidak memiliki kewenangan langsung dalam pembinaan.

“Kalau ada pelajar atlet yang perlu dispensasi absen untuk bertanding atau berlatih ini tugas kami. Disdik mendukung pengembangan potensi atlet muda Sleman, terlebih ya atlet pelajar,” katanya.

Dengan selisih tipis pada edisi sebelumnya, Popda DIY 2026 diprediksi kembali menghadirkan persaingan ketat antara Sleman dan Kota Jogja dalam perebutan gelar juara umum.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pasokan Energi Terganggu, G7 Desak Akses Selat Hormuz

Pasokan Energi Terganggu, G7 Desak Akses Selat Hormuz

News
| Sabtu, 28 Maret 2026, 10:47 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement