Rekor Senam Penthul Tembem Jadi Awal Sports Tourism Gunungkidul
Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul bakal melakukan kajian untuk pengembangan sports tourism dengan potensi dimiliki.
Bupati Suharsono melihat modifikasi sepeda motor untuk difabel karya Forum Penyandang Disabilitas Bantul (FPDB) dalam pelayanan jamkesus di Aula Pemkab II Manding, Senin (14/5/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL-Sedikitnya 200 warga berkebutuhan khusus mengikuti pelayanan jaminan kesehatan khusus (jamkesus) tahap kedua di aula Pemkab Bantul II, Senin (14/5/2018). Total di tahun ini pemkab mengalokasikan anggaran Rp1,2 miliar untuk pelayanan jamkesus.
Di dalam pelayanan kesehatan ini bukan hanya dilaksanakan pengobatan gratis, tetapi dipamerkan juga hasil karya dari anggota disabilitas di Bantul. Salah satunya adalah modifikasi sepeda motor khusus bagi penyandang disabilitas.
Bupati Bantul Suharsono menyambut baik pelayanan jamkesus bagi warga berkebutuhan khusus. Dia pun berharap pemberian fasilitas kesehatan gratis dapat terus ditingkatkan sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.
“Saya melihat warga berkebutuhan khusus antusias mengikuti pelayanan. Jadi saya minta, pelayanan jamkesus terus ditingkatkan,” katanya kepada wartawan, Senin kemarin.
Selain antusias warga yang ikut pelayanan, Suharsono juga memberikan perhatian khusus terhadap hasil karya dari kelompok disabilitas di Bantul. Meski memiliki kekurangan, namun anggota disabilitas tidak menyerah sehingga bisa tetap berkarya dan memberikan manfaat bagi warga yang lain.
“Nyatanya mereka bisa berdaya, salah satunya dengan membuat modifikasi kendaraan bermotor bagi anggota difabel lainnya,” ungkapnya.
Dia pun berharap kaum disabilitas di Bantul tidak patah semangat sehingga tetap bisa berkarya. Suharsono pun mengaku siap memberikan bantuan untuk mempermudah dalam proses pemberdayaan para anggota.
“Untuk bantuan, silahkan ajukan. Sebab kalau kami yang langsung beri nanti malah tidak sesuai. Jadi, apa yang dibutuhkan untuk pemberdayaan bisa mengajukan melalui dinas sosial,” katanya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul bakal melakukan kajian untuk pengembangan sports tourism dengan potensi dimiliki.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Saparan Bekakak, rekayasa lalu lintas, Jalan Wates, Gamping, Polresta Sleman, jalan alternatif, Bandara YIA, macet Gamping, kirab Saparan Bek
Anak tidak hanya belajar dari orang tua, tetapi juga menjadi "guru" yang mengajarkan ayah dan ibu untuk terus memperbaiki diri.
Arung Progo Festival 2026 digelar di Kalibawang, Kulonprogo. Ajang arung jeram nasional ini diharapkan mendorong sport tourism, homestay warga, dan ekonomi loka
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.