SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Gelar pasukan Polres Bantul, Rabu (6/6/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Kepolisian Resort Bantul menyiapkan 2.320 personel pengamanan lebaran Idulfitri. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Bantul, dan sejumlah organisasi masyarakat terkait.
"Pengamanan lebaran dengan sandi Operasi Ketupat 2018 ini dilaksanakan selama 18 hari mulai 7-24 Juni," kata Kapolres Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan, seusai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018 di Mapolres Bantul, Rabu (6/6/2018).
Dalam apel tersebut Sahat bersama Komandan Kodim 0729 Bantul Letkol Yuswanto, dan Asisten Sekretariat Daerah Bantul Bidang Pemerintahan Helmi Jamharis mengecek kesiapan pasukan pengamanan dan semua kendaraan operasional, serta peralatan yang akan digunakan selama operasi ketupat berlangsung.
Kapolres mengungkapkan beberapa kerawanan yang menjadi perhatian dalam pengamanan lebaran kali ini, yakni ancaman terorisme, stabilitas harga pangan, kelancaran arus mudik dan arus balik, bencana longsor dan kekeringan, serta kejahatan jalanan seperti copet.
Soal ancaman terorisme, Sahat menyadari masih ada sekelompok orang menganggap bulan ini merupakan bulannya amaliah untuk melakukan teror. Karena itu pihaknya sudah mengantisipasinya dengan meningkatkan deteksi intelijen, pengamanan ekstra di tempat-teman ibadah, obyek vitas, dan pengamanan berlapis markas polisi.
Sementara untuk arus lalu lintas, polisi sudah menyiapkan pos-pos pengamanan, pos pelayanan, hingga pos pantau di sejumlah tempat. Tim pengurai kepadatan yang dibekali motor trail juga akan terus memantau secara berkala di sepanjang jalur mudik dan jalur wisata.
Sahat berujar dari sekian jalur, ada dua jalur di Bantul yang perlu diwaspadai, yakni jalur Cinomati atau jalur Pleret-Dlingo dan jalur Imogiri-Dlingo. "Untuk bus-bus besar yang mau ke arah Becici kami sarankan untuk lewat Patuk, Gunungkidul. Kami tidak merekomendasikan lewat Bantul karena jalurnya cukup berbahaya terutama bagi yang belum tahu jalan," papar Sahat.
Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Aris Suharyanta mengatakan imbauan agar bus-bus besar tidak melintasi Jalur Mangunan dan Cinomati sudah disampaikan dalam rapat koordinasi tingkat provinsi. "Mulai H-7 lebaran kami bersama kepolisian mulai memantau jalur tersebut untuk mengantisipasi bus besar," ujar Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Aviary dome Gunungkidul di Giritirto baru 17%. Proyek ditargetkan rampung Desember 2026 dan seluruh kawasan diproyeksikan selesai 2029.
BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi awan cumulonimbus.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.